Breaking News:

BAK Kutukan Dilarang Menangi Balapan Qatar Jika Ingin Jadi Juara Dunia MotoGP, Benarkah?

Catatan unik terjadi pada lima musim terakhir penyelenggaraan seri balap MotoGP Qatar di Sirkuit Internasional Losail.

twitter.com/mvkoficial12
Maverick Vinales saat melaju di depan Valentino Rossi di sesi balapan MotoGP Qatar 2019, Senin (11/3/2019). 

BANGKAPOS.COM - Catatan unik terjadi pada lima musim terakhir penyelenggaraan seri balap MotoGP Qatar di Sirkuit Internasional Losail.

Secara kebetulan, para pemenang balapan MotoGP Qatar dalam rentang tahun 2015-2019 tak pernah sukses meraih gelar juara dunia.

Padahal, sejak musim 2007, MotoGP Qatar resmi menjadi seri pembuka yang kerap dijadikan sebagai salah satu seri untuk mengukur performa awal pembalap dalam satu musim tersebut.

Dilansir BolaSport.com dari Tuttomotoriweb, sejauh ini baru ada tiga pembalap yang mampu memenangi balapan MotoGP Qatar pada awal musim dan menjadi juara dunia pada akhir musim.

Ketiga pembalap tersebut adalah Casey Stoner (Australia), Jorge Lorenzo (Spanyol), dan Marc Marquez (Spanyol).

Stoner memenangi balapan MotoGP Qatar dan menjadi juara dunia pada tahun 2007 (bersama Ducati) dan 2011 (bersama Honda), sedangkan Lorenzo dan Marquez mencatat prestasi serupa masing-masing pada tahun 2012 dan 2014.

Sementara itu, duo rider Italia yakni Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso selalu menelan pil pahit pada akhir musim meski sukses naik ke podium kampiun MotoGP Qatar pada awal musim.

Pun demikian dengan pembalap Spanyol, Maverick Vinales.

Kegagalan pertama Valentino Rossi terjadi pada tahun 2010.

Meski berhasil memenangi balapan di Losail, pada akhir musim, pembalap berjulukan The Doctor itu harus mengakui keunggulan Lorenzo yang meraih gelar juara dunia MotoGP pertamanya.

Halaman
123
Editor: Zulkodri
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved