Breaking News:

Berita Sungailiat

Pasca Rehabilitasi, 20 Pemuda Desa Jada Bahrin Dites Urine, Begini Hasilnya

Sebanyak 20 pemuda di Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang Bangka, menjalani pemeriksan urine.

istimewa
Suasana pemeriksaan urine 20 pemuda di Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang Bangka, Senin (7/9/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 20 pemuda di Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang Bangka, menjalani pemeriksan urine.

Air seni pemuda itu diperiksa.

Hasil semuanya negatif alias tidak mengandung narkoba. Pemeriksaan ini dilakukan setelah 20 pemuda yang dimaksud sebelumnya mengikuti proses rehabilitas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka.

Kegiatan ini dalam rangka bimbingan lanjutan pemeriksaan kualiatas hidup dan pemeriksan urine oleh BNN Bangka di Balai Desa Jadah Bahrin, Senin (7/9/2020).

"20 orang pemuda itu memang sudah berstatus sebagai klien rehabilitasi karena sebelumnya melakukan penyalahgunaan narkotika. Kemudian atas inisiasi Pemdes (Jadah Bahrin), dibawa ke BNNK Bangka untuk ditehab. Nah, tes urine yang dilakukan hari ini adalah sebagai bentuk pengawasan guna memastikan para klien konsisten dengan rehabilitasi," kata Kepala BNN Bangka Eka Agustina, Senin (7/9/2020).

Seperti diketahui, sejak beberapa tahun terakhir Desa Jada Bahrin mengemban amanah sebagai Desa Bersinar yang berarti Bersih Narkoba.

Itu artinya konsentrasi desa harus lebih ditingkatkan dalam hal perang terhadap barang haram yang dimaksud.

Sebagai upaya menguatkan sinergitas melawan Narkoba, pemerintah desa menggandeng sejumlah pihak seperti tokoh pemuda, karang taruna, PKK, tokoh agama, remaja desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, kader kesehatan dan tentunya BNN Kabupaten Bangka sebagai motor penggerak.

"Di samping itu upaya Pemdes dalam melakukan pencegahan penyalah-gunaan Narkoba adalah melalui cara maendukung semua rencana kegiatan yang berkaitan pada program Desa Bersinar dan selalu menjalin komunikasi yang baik dengan BNN Kabupaten Bangka. Hasil tes urine 20 klien atau pemuda yang diperiksa ini dinyatakan tidak lagi mengandung zat berbahaya," kata Eka saat memberikan keterangan didampingi Kahumas BNN, Manfalutfi Riyadi dan Staf Humas R Bembie AP. (bangkapos.com/ferylaskari)

Penulis: Fery Laskari
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved