Breaking News:

Raja Salman Ingin Arab Damai Telpon Donald Trump Minta Israel Hengkang dari Palestina Selamanya

Negara Arab telah menawarkan normalisasi hubungan dengan sebagai imbalan atas kesepakatan kenegaraan dengan Palestina dan penarikan penuh Israel

Editor: Hendra
utusan.com.my
trump dan raja salman 

BANGKAPOS.COM, KAIRO -- Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud mencoba mencari solusi yang adil dan permanen untuk menyelesaikan permasalahan Palestina.

Untuk itu, ayah dari Mohammed bin Salman ini pun menghubungi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Minggu (6/9/2020).

Raja Salman menilai, hal ini menjadi titik awal utama dari Inisiatif Perdamaian Arab yang diusulkan kerajaan, demikian kantor berita negara melaporkan, seperti dilansir Reuters, Senin (7/9/2020).

Raja Salman dan Trump berbicara melalui sambungan telepon setelah kesepakatan bersejarah yang diperantarai AS bulan lalu.

Baca Juga: Jarang Tampil, Tinggalnya di Inggris, Inilah Fakta Tentang Istri Mohammed bin Salman

Uni Emirat Arab setuju untuk menjadi negara Arab ketiga menormalisasi hubungan dengan Israel, setelah Mesir dan Yordania.

Raja Salman angkat bicara mengenai pembunuhan Jamal Khashoggi.
Raja Salman angkat bicara mengenai pembunuhan Jamal Khashoggi. (The Independent)

Raja Salman mengatakan kepada Trump, ia menghargai upaya AS untuk mendukung perdamaian.

Dan Arab Saudi ingin melihat solusi yang adil dan permanen untuk masalah Palestina berdasarkan Inisiatif Perdamaian Arab yang diusulkan oleh kerajaan pada 2002.

Baca Juga: Mohammed bin Salman Pecat 2 Pangeran, Ini Sederet Sepak Terjang MBS Amankan Tahta dari Gangguan

Di dalam proposal itu, negara-negara Arab telah menawarkan normalisasi hubungan dengan sebagai imbalan atas kesepakatan kenegaraan dengan Palestina dan penarikan penuh Israel dari wilayah yang direbut dalam perang Timur Tengah 1967.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved