Breaking News:

Advertorial

Bayar Pajak Bisa Sambil Ngopi

Samsat Belitung Timur melakukan layanan Samsat Setempoh di warung kopi di wilayah Gantung Belitung Timur

Ist
Layanan Samsat Setempoh di warung kopi di wilayah gantung Belitung Timur 

BANGKAPOS.COM - Samsat Belitung Timur melakukan layanan Samsat Setempoh di warung kopi di wilayah gantung Belitung Timur.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Bangka Belitung Agus Doto Pitono mengatakan kegiatan tersebut salah satu inovasi dan terobosan yang dilakukan Samsat Belitung Timur dan didukung oleh tim pembina samsat Provinsi Kep Bangka Belitung yaitu Polda Kep Bangka Belitung, Bakuda Provinsi Bangka Belitung dan PT Jasa Raharja Cabang Bangka Belitung.

"layanan samsat di warung kopi merupakan terobosan dan inovasi dari samsat Belitung Timur yang bertujuan memudahkan masyarakat membayar pajak, jadi saat ini bayar pajak tidak perlu ke kantor samsat, sambil ngopi pun bisa bayar pajak," ujar Agus

Layanan Samsat Setempoh di warung kopi di wilayah gantung Belitung Timur
Layanan Samsat Setempoh di warung kopi di wilayah gantung Belitung Timur (Ist)

Budaya minum kopi sudah melekat pada masyarakat di Belitung Timur.

Tidak heran Samsat Setempoh di warung kopi disambut masyarakat dengan antusias dan berharap layanan Samsat Setempoh ini terus berkelanjutan. P

ihak nya berharap layanan Samsat kedepannya semakin mendekatkan kepada masyarakat dan memudahkan masyarakat dalam membayar pajak.

Agus Doto Pitono juga menambahkan selain di warung kopi, kemudahan yang diberikan dalam layanan pajak ini yaitu melalui aplikasi Samsat Online Nasional (Samolnas) yang dapat didownload / diunduh pada apps store.

Masyarakat diberikan kemudahan membayar pajak di rumah melalui aplikasi tersebut.

Pihaknya juga menambahkan semakin banyaknya inovasi dan kemudahan yang diberikan diharapkan antusiasme dan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor semakin meningkat.

"dengan semakin mudah nya masyarakat untuk membayar Pajak, kami juga harapkan antusiasme dan kesadaran masyarakat untuk membayar Pajak meningkat, karena dengan membayar pajak masyarakat turut serta dalam meningkatkan pembangunan daerah, selain itu saat membayar pajak kendaraan bermotor sudah termasuk didalam nya ada SWDKLLJ (sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan)," ucapnya.

Layanan Samsat Setempoh di warung kopi di wilayah gantung Belitung Timur
Layanan Samsat Setempoh di warung kopi di wilayah gantung Belitung Timur (Ist)

Sebagai informasi, SWDKLLJ ialah sumbangan wajib bagi pemilik kendaraan yang dimanfaatkan untuk mengalihkan risiko yang ditimbulkan kepada pihak ke-3 dalam hal ini PT Jasa Raharja.

Bagi korban kecelakaan lalu lintas akibat dari suatu kendaraan bermotor, akan diberikan dana sesuai dengan kategorinya.

Diantaranya, apabila korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan sebesar Rp 50 juta (darat, laut, maupun udara), cacat tetap Rp 50 juta (darat, laut, maupun udara), biaya rawatan (maksimal limit plafon per kasus) Rp 20 juta untuk darat/laut dan Rp 25 juta untuk udara, biaya penguburan (untuk korban yang tidak memiliki ahli waris) sebesar Rp 4 juta serta pergantian angkutan rumah sakit (Ambulance) bila menggunakannya sebesar Rp 500 ribu dan pergantian biaya P3K Rp 1 juta. (*)

Penulis: iklan bangkapos
Editor: Dedy Qurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved