Breaking News:

Pilkada Bangka Tengah

KPU Bangka Tengah Anggarkan 558 Juta Dana Kampanye Pasangan Calon Kepala Daerah

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menganggarkan dana sebesar Rp 558.000.000 untuk kampanye

ist/KPU Bateng
KPU Bangka Tengah menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pemutakhiran data pemilih di Hotel Santika yang berada di Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Rabu (5/8/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menganggarkan dana sebesar Rp 558.000.000  untuk kampanye pasangan calon kepala daerah tahun ini.

Sekretaris KPU Bangka Tengah Saharullah, mengatakan, anggaran tersebut dilakukan sesuai Undang-Undang pelaksanaan pemilu, mengenai aktivitas kampanye yang dibiayai oleh negara.

Terdapat empat item kampanye yang dibiayai dan difasilitasi oleh negara. Keempat item tersebut yaitu, pemasangan alat peraga kampanye, bahan kampanye, iklan di media cetak maupun elektronik.

"Selain itu debat publik antar pasangan calon juga dibiayai oleh negara," jelas Saharullah kepada Bangkapos.com, Sabtu (12/9/2020).

Ia melanjutkan, untuk rincian anggaran kampanye paslon bupati dan wakil bupati (wabup) di pilkada Kabupaten Bangka Tengah tahun 2020 meliputi, bahan kampanye sebesar Rp. 35.400.000, untuk kedua paslon. Sementara anggaran alat peraga kampanye sebesar RP 76.680.000, pemasangan iklan di media massa sebesar Rp. 246.000.000 serta debat publik antar pasangan calon sebesar Rp 205.000.000.

Diakuinya, KPU Bangka Tengah, hingga saat ini masih menunggu aturan serta teknis penggunaan dana kampanye tersebut berdasarkan PKPU.

"Sementara ini, kami masih menunggu petunjuk teknis soal kampanye yang dibiayai negara ini," terangnya.

Lebih lanjut, berdasarkan PKPU, dikatakannya, akan ada pembagian biaya antara KPU bersama para paslon.

Diketahuinya hal tersebut, sehingga pelaksanaan kampanye tidak sepenuhnya ditanggung oleh negara.

Hal tersebut meliputi pembiayaan misalnya penggunaan dana pemeliharaan, pemasangan dan penyebaran alat peraga yang menjadi tanggung jawab paslon.

Namun, apabila terdapat dana anggaran kampanye yang tidak digunakan dalam pelaksanaannya, tetap akan dikembalikan ke kas daerah.

"Nanti ada dua pasangan calon. Apabila nanti ada dana pengurangan kegiatan kampanye (di KPU) dan dana kampanye itu tak terpakai, akan dikembalikan," kata Saharullah.
(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved