Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Warga Jakarta Tinggal di Matras Terpapar Covid-19

Riwayat perjalanan HS ini tinggal di Jakarta dan datang ke Kabupaten Bangka pada tanggal 4 Agustus 2020 tinggal di Kelurahan Matras

Ist
Boy Yandra, Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bangka 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka mengungkapkan penambahan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka, yakni HS (58), laki-laki tinggal di Kelurahan Matras Kecamatan Sungailiat, Minggu (13/09/2020).

"Riwayat perjalanan HS ini tinggal di Jakarta dan datang ke Kabupaten Bangka pada tanggal 4 Agustus 2020 tinggal di Kelurahan Matras dan rencananya pada tanggal 9 September 2020 akan pulang lagi ke Jakarta tetapi saat melakukan Rapid Test di RSUD Depati Bahrin Sungailiat hasilnya reaktif dan besoknya dilakukan tes Swab pada hari ini ternyata positif ," kata Boy Yandra, Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Minggu (13/09/2020).

Pemancing Ikan Tewas di Sungai Mangarau, Begini Penjelasan Polisi

Ditambahkannya riwayat kategori kontak erat dan status transmisi imported cases dari Jakarta.

"Saat ini HS melakukan karantina mandiri. Upaya yang dilakukan petugas Puskesmas Sinar Baru melakukan tracking terhadap para kontak primer di Kampung Matras dan dilakukan Rapid Test dan Swab, sedangkan bagi masyarakat yang merasa pernah kontak dengan HS agar melaporkan kepada petugas Puskesmas Sinar Baru untuk dilakukan Rapid Test ataupun Swab nantinya," ujar Boy Yandra.

Ayah Shandy Aulia Menangis Setiap Malam untuk Putrinya: Shan, Papa Takut Nanti Kamu Tersinggung

Sedangkan upaya yang dilakukan BPBD kabupaten Bangka yaitu melakukan penyemprotan disinfektan di rumah tempat tinggal HS dan sekitarnya dengan radius 100 meter.

" Jadi jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka saat ini ada 81 orang dan 74 orang dinyatakan sembuh, jadi ada 7 orang pasien saat ini jalani karantina dan perawatan semuanya dalam kondisi sehat atau Orang Tanpa Gejala (OTG)," tukas Boy Yandra.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved