Breaking News:

Berawal dari Pencurian di Butik Istri Polisi, Jatanras Ungkap Komplotan IRT Pencuri Ini

Saat ini baru satu orang tersangka yang berhasil diringkus, sementara tiga tersangka pelaku lainnya masih

ist Jatanras.
Tersangka Hel (39) warga Gabek Pangkalpinang salah seorang komplek IRT pencurian yang dibekuk Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung Minggu (13/9/2020). 

BANGKAPOS.COM- Berawal dari laporan pencurian di sebuah butik milik polisi, kompotan pencuri yang terdiri dari para Ibu Rumah Tangga (IRT) akhirnya terungkap.

Saat ini baru satu orang tersangka yang berhasil diringkus, sementara tiga tersangka pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Tim Opsnal Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung berhasil mengungkap komplotan ibu rumah tangga (IRT) pelaku pencurian.

Salah seorang pelaku berhasil dibekuk Minggu (13/9/2020) sementara tiga IRT lainnya masih dalam pengejaran.

Tersangka yang diamankan Har alias Hel warga Gabek Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan residivis kasus pencurian yang 3 kali mendekam dipenjara.

Barang bukti yang diamankan 1 unit motor, 1 unit HP, 1 pakaian, 2 cincin emas, 2 gelang emas. diduga kuat Helen adalah otak komplotan.

"Kita masih melakukan pengejaran untuk tiga pelaku lainnya dan mengungkap TKP lainnya tempat mereka beraksi," kata Kasubdit Jatarans AKBP Wahyudi mewakili Dir Krimum Kombes Pol Budi Hermawan, Senin (14/9/2020).

Pengungkapan tersebut bermula dari laporan Bripka Ramles yang melaporkan sang istri telah menjadi korban pencurian di butik milIknya di Sungailiat Kabupaten Bangka. Korban mencurigai 4 orang IRT yang datang kebutiknya pura pura belanja pakaian.

Namun setelah mereka pergi malah kehilangan tas milknya berisi barang berharga. Saat itu korban kehilangan tas berisi sejumlah barang berharga seperti uang tunai Rp 1.300.000, 2 buah gelang emas seberat 40 gram, 1 buah cincin emas seberat 8 gram, 2 buah gelang emas 24 karat seberat 50 mata, 1 pasang anting emas putih seberat 4 gram, 1 buah jam tangan alexander cristie dan 1 unit hp samsung lipat warna silver.

Total kerugian mencapai Rp 60.000.000 (60 juta). Selanjutnya tim Opsnal Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi handphone yang dicuri diketahui dikuasai oleh NZ (41) warga Komplek Perkantoran Air Itam Kota Pangkalpinang.

Polisi kemudian mengamankan NZ yang mengaku handphone tersebut diberikan oleh istri mudanya. NZ dan istri mudanya Hel kkemudian diinterogasi.

Hel mengaku melakukan pencurian bersama 3 IRT lainnya yakni LM, NJ dan WL. Barang barang yang mereka curi selanjutnya dijual ke sejumlah pembeli.

Saat ini barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 unit motor, 1 buah jam tangan, 1 unithandphone samsung warna silver, 1 helai pakaian wanita warna hitam, 2 buah cincin emas dan 2 buah gelang emas.

Saat ini masih dilakukan pengembangan guna mencari barang bukti lainnya baik yang telah dijual para tersangka atau telah dibuang. Salah satunya dompet yang dibuang pelaku ke Sungai Baturusa Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.

"Selain melakuan pengejaran tehadap pelaku lainnya juga melakuan pencarian barang bukti,'kata AKBP Wahyudi.(*)

Penulis: Iwan S (Wan) CC
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved