Breaking News:

Advertorial

MoU dengan Kejari Kemenag, Markus Minta OPD Sinergikan Program Sesuai Kesepakatan

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Bangka Barat

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Dedy Qurniawan
Ist
Penandatanganan naskah kesepakatan bersama antara Pemkab Bangka Barat dengan Kemenag Babar, Senin (14/9). 

BANGKAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Bangka Barat tentang pengembangan pariwisata dan kebudayaan serta penandatanganan nota kesepakatan dengan Kementrian Agama Bangka Barat tentang Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana, Senin (14/9/2020).

Tentang kerja sama ini, Bupati Bangka Barat Markus meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menyelaraskan program di OPD masing-masing agar tujuan bersama yang ingin dicapai dapat terwujud.

“Dengan adanya kerja sama ini, diharap OPD-OPD terkait dapat melihat dan memanfaatkan peluang yang ada sehingga program di masing-masing OPD dapat disinergikan sesuai kesepakatan yang ditandatangani,” kata Markus.

Markus menyampaikan terima kasih kepada Kejari Bangka Barat yang menaruh perhatian terhadap upaya pengembangan pariwisata dan kebudayaan di daerah itu.

“Pembangunan pariwisata tentu butuh dukungan berbagai pihak salah satunya dari kejaksaan. Semoga kerja sama ini menggerakan investor untuk ikut membangun pariwisata dan kebudayaan guna semakin meningkatkan PAD bagi Pemda,” tukasnya.

Penandatanganan MoU antara Pemkab Bangka Barat dengan Kajari Bangka Barat, Senin (14/9).
Penandatanganan MoU antara Pemkab Bangka Barat dengan Kajari Bangka Barat, Senin (14/9). (Ist)

Markus juga tak lupa menyampaikan terimakasih sembari berharap Kemenag sebagai lembaga vertikal dapat membantu Pemda Bangka Barat mewujudkan akselerasi pencapaian program pembangunan keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat Helena Octavianne menyebut selama ini pihaknya sudah getol mempromosikan beragam potensi yang dimiliki Bangka Barat agar semakin dikenal luas.

Di tengah situasi pandemi saat ini, Helena meminta agar pariwisata dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan protokol kesehatan demi keselamatan bersama.

Sementara Kepala Kantor Kemenag H. Syarifudin menyampaikan terima kasih karena dilibatkan dalam program pemberdayaan warga khususnya program KB dan masalah stunting.

"MoU ini menambah suplemen bagi kami sehingga lebih komitm untuk bekerja dalam mencapai tujuan bersama. Semoga MoU ini tak hanya formalitas tapi mengikat komitmen bersama kita untuk tujuan yang ingin dicapai," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved