Breaking News:

Barcelona Dikabarkan Defisit Keuangan, Presiden Barcelona Disebut Paksa Potong Gaji Lionel Messi

Konflik antara Lionel Messi dengan Barcelona tampaknya bakal memasuki babak baru. Presiden Josep Maria Bartomeu dikabarkan memaksa memotong gaji Messi

Tangkapan layar Twitter FC Barcelona
Lionel Messi mengikuti latihan pramusim Barcelona untuk menyambut kompetisi musim 2020-2021. Messi berlatih bersama skuad Barcelona di kompleks Sant Joan Despi, Senin (7/9/2020) waktu setempat. 

BANGKAPOS.COM - Konflik antara Lionel Messi dengan Barcelona tampaknya bakal memasuki babak baru seusai Presiden Josep Maria Bartomeu dikabarkan memaksa memotong gaji sang megabintang.

Lionel Messi sempat memanaskan bursa transfer musim panas ini seusai menyatakan ingin hengkang dari Barcelona

Akan tetapi, striker megabintang asal Argentina itu kemudian memutuskan untuk bertahan di Barcelona seusai melalui konflik dengan klubnya itu.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Goal.com beberapa waktu yang lalu, Messi mengungkapkan bahwa dirinya akan bertahan di Barcelona.

Kapten timnas Argentina itu akan bertahan di Camp Nou setidaknya selama setahun mendatang.

Akhirnya, suasana internal Barcelona pun mulai mendingin dan kembali kondusif.

Akan tetapi, ada kabar terbaru bahwa Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mulai mencari masalah lagi dengan Messi.

Menurut laporan salah satu stasiun televisi Spanyol, Cuatro, via Sportbible, Bartomeu akan meminta Messi untuk menerima pemotongan gaji.

Sebab, La Pulga saat ini menerima gaji sebesar 1,1 juta euro atau sekitar Rp 19,4 miliar per pekan.

Masih menurut laporan Cuatro, Bartomeu berencana memotong gaji Messi dengan tujuan untuk memperbaiki kondisi finansial Barcelona.

Halaman
12
Editor: didit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved