Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BPBD Babel: Masyarakat Tak Boleh Lengah, Namun Jangan Pula Panik

Menurutnya, kemungkinan dan potensi penularan Covid-19 akan terus terjadi selama vaksinnya belum ditemukan.

Bangka Pos/Krisyanidayati
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Babel, Aswin. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Bangka Belitung per Senin (14/9/2020) kemarin sebanyak 283 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 239 orang di antaranya telah dinyatakan selesai isolasi dan sehat/bebas Covid-19, 41 orang masih dalam isolasi atau perawatan, dan meninggal dunia RT-PCR sebanyak tiga orang.

Adapun sebaran kasus positif Covid-19 di Negeri Serumpun Sebalai adalah 106 kasus di Kota Pangkalpinang, 81 di Kabupaten Bangka, 18 di Bangka Tengah, 22 di Bangka Barat, 10 di Bangka Selatan, 34 di Belitung, dan 12 di Belitung Timur.

Menyikapi masih adanya kasus Coronavirus disease 2019 tersebut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Babel Aswin menegaskan, warga tidak boleh lalai dan lupa diri, apalagi abai terhadap upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Sebaliknya, menjadi motivasi bagi kita semua masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk terus menjaga soliditas dan merawat solidaritas, termasuk menanggalkan ego sektoral dalam ikhtiar bersama memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 maupun kesiapsiagaan menanggulangi pandemi Covid-19," kata Aswin kepada Bangkapos.com, Selasa (15/9/2020).

Menurutnya, kemungkinan dan potensi penularan Covid-19 akan terus terjadi selama vaksinnya belum ditemukan.

Penularan Covid-19 di Babel sendiri saat ini tidak lagi didominasi oleh kasus impor, namun sudah cukup banyak juga terjadi kasus transmisi lokal.

"Dengan hal tersebut menjadi perhatian semua agar lebih peduli dengan meningkatkan kewaspadaan dini," ucapnya.

"Masyarakat tak boleh lengah, namun jangan pula panik, harus tetap awas dan peduli. Pastikan bahwa pada setiap kesempatan kita selalu disiplin dalam menerapkan trilogi protokol kesehatan Covid-19 3M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun," tutur Aswin. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: suhendri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved