Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BPN Pangkalpinang Akui Ada Dua Sertifikat di Lahan Perumahan PNS Tuatunu

Kasubag Tata Usaha Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Pangkalpinang, Nurhamzah Adi mengakui ada dua sertifikat di lahan Perumahan PNS Tua Tunu.

bangkapos.com
Ilustrasi Kantor Pertanahan Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasubag Tata Usaha Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Pangkalpinang, Nurhamzah Adi mengakui ada dua sertifikat di lahan Perumahan PNS Tua Tunu.

Dia menjelaskan kedua sertifikat di dalam aset Pemkot tersebut sudah diketahui sebelumnya dan tidak masalah karena sudah di-enclave.

"Memang terdapat 2 sertifikat di dalam aset Pemkot dan sudah diketahui sebelumnya dan tidak masalah karena sudah di-enclave (ada satu bidang kotak yang di dalam ada bidang lain). Yang jadi masalah ternyata Pemkot atau pihak pengembang membangun rumah diatas sertifikat milik warga tersebut dan sudah dijual, itu yang jadi permasalahan," ujar Adi kepada bangkapos.com, Selasa (15/9/2020).

Dia menyebutkan saat ini kasus tersebut sedang diupayakan penyelesaiannya oleh Pemkot.

"Penghuni bangunan yang dibangun oleh Pemkot diatas tanah sertifikat, saat ini disomasi oleh pemilik sertifikat, dan sudah dirapatkan di Pemkot dengan menghadirkan masyarakat penghuni dan pemilik sertifikat," kata Adi.

Sementata itu, pihaknya juga belum mengetahui lebih jelas terkait permasalahan tersebut dan masih ditangani di Bagian Pengadaan.

"Nah kalau untuk kesalahan belum tahu, dimana letaknya karena untuk Pemkot juga sudah tahu bahwa didalam aset itu ada sertifikat lama. Jadi apakah kurang koordinasi antara pengembang dengan Pemkot atau gimana kami tidak bisa simpulkan," sebut Adi.

Menurutnya, proses mediasi menjadi cara yang dapat dilakukan untuk menangani permasalahan tersebut untuk mencari win-win solution atau negosiasi antara dua pihak yang akan mendapatkan keuntungan sama banyaknya.

"Bisa disepakati bersama masing-masing pihak untuk cari win-win solution, dan saat ini juga sedang dimediasi dari kasi pengadaan kami," tutur Adi.

(*)

Penulis: Sela Agustika
Editor: Rusaidah
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved