Breaking News:

Kejari Belitung Terima Pelimpahan Tahap II Perkara Korporasi Reklamasi Ilegal Tanjungpendam

Kejari Belitung menerima pelimpahan berkas beserta tersangka atau tahap II perkara korporasi reklamasi ilegal (tanpa ijin)

posbelitung.co / Dede Suhendar
Kajari Belitung Ali Nurudin 

POSBELITUNG.CO -- Kejari Belitung menerima pelimpahan berkas beserta tersangka atau tahap II perkara korporasi reklamasi ilegal (tanpa ijin) yang mengakibatkan pengrusakan lingkungan di wilayah Kelurahan Tanjungpandan dari Kasubdit Penyidik Kerusakan Lingkungan dan Kebakaran Hutan dan Lahan Ditjen Gakkum KLHK, Senin (14/9/2020) kemarin.

Berkas penyidikan yang melibatkan Manajer PT PAN berinisial BA (58) itu telah dinyatakan lengkap oleh jaksa Jampidum Kejagung dan akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

"Perkara ini dari pusat PPNS KLHK, karena ini level kementerian jadi jaksa penelitinya dari Kejagung. Perkara ini tersangkanya badan hukum usaha bukan perorangan, dalam konteks ini perusahaan diwakili manajernya," ujar Kajari Belitung Ali Nurudin kepada posbelitung.co, Selasa (15/9/2020).

Ia menjelaskan sebelumnya proses tahap I dilakukan di Kejagung dan setelah dinyatakan lengkap (P21) maka dilimpahkan sesuai locus dilicti pidana terjadi yaitu Kabupaten Belitung.

Kemudian, berkenaan dengan jaksa penuntut umum (JPU) pada perkara tersebut, telah ditunjuk dua orang jaksa dari Jampidsus Kejagung ditambah dua orang lagi dari Kejari Belitung.

"Selambat-lambat 14 hari ke depan berkas perkara itu sudah dilimpahkan ke PN Tanjungpandan untuk disidangkan," katanya.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman facebook Ditjen Gakkum KLHK pada 7 September 2020 lalu menyampaikan bahwa berkas penyidikan, PT PAN tersangka korporasi kasus reklamasi ilegal (tanpa izin) yang telah merusak lingkungan di Kelurahan Tanjung Pendam, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupateng Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah lengkap.

Kasus ini akan segera disidangkan. Penyidik KLHK telah menerima surat pemberitahuan bahwa berkas penyidikan telah lengkap dari Kejaksaan Agung RI.

Penyidik KLHK akan segera menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Belitung dan untuk selanjutnya disidangkan ke Pengadilan Negeri Tanjungpandan. Dalam kasus tersebut BA (58) selaku General Manager PT PAN akan mewakili di persidangan.

“Reklamasi tanpa izin itu selain merusak lingkungan, menyebabkan banjir, serta menutup akses masyarakat, juga melanggar tata ruang dan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. KLHK melakukan penyelidikan bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, dan Bareskrim Polri,” kata Yazid Nurhuda, Direktur Penegakan Hukum Pidana Ditjen Gakkum, KLHK, di Jakarta, 7 September 2020.

“Lokasi sudah diberikan tanda segel dari tiga Kementerian tahun lalu,” kata Yazid Nurhuda menambahkan.

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved