Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Konflik Perumahan PNS Tuatunu, Molen Minta Segera Selesaikan di Pengadilan: Hasilnya jadi Acuan Kami

Wali kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen), menyarankan agar permasalahan perumahan PNS Tuatunu dapat dibawa langsung ke pengadilan

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Wali kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen), menyarankan agar permasalahan perumahan PNS Tuatunu dapat dibawa langsung ke pengadilan, agar keputusan dapat diambil langsung oleh pengadilan.

"Saran kami memang dari pemerintah kota untuk pemilik rumah itu ke pengadilan, biar ada keputusan inkrah dari pengadilan baru itu yang akan kami jalani nantinya," kata Molen kepada Bangkapos.com, Selasa (15/9/2020).

Karena menurutnya, saat ini ia tak berani mengambil keputusan karena permasalahan tersebut menyangkut kebijakan yang lama.

"Saya selaku Wali kota sekarang tidak berani ambil keputusan, karena ini menyangkut kebijakan yang lama, ada perjanjian di antara pemerintah kota dengan pihak pengembang, makanya kami tidak bisa mengambil keputusan kecuali putusan itu dikeluarkan oleh pihak berwenang," tegas Molen.

Dia menyebutkan, lahan tersebut saat ini bukan lagi milik pemerintah kota Pangkalpinang, dulunya memang ada pengembang yang memang ingin membuat perumahan di aset pemkot tersebut.

"Sewa-sewanya itu akhirnya dan perencanaannya itu tidak berlangsung sesuai yang diinginkan bersama, makanya sudah lama ini kasusnya," ungkap Molen.

Oleh karena itu, aset tersebut harus ditentukan siapa pemiliknya, dan yang menentukan harus pihak berwenang yakni pihak pengadilan.

"Makanya ini ranah hukum yang menentukan inkrahnya bagaimana, nah hasil putusan inkrah itulah yang akan menjadi dasar acuan kita untuk mengambil kebijakan," tuturnya.

Ditambahkannya, saat ini yang bisa ia lakukan meminta untuk segera diselesaikan di pengadilan.

"Dasar saya bisa mengambil keputusan itu apa, tidak berani kami, maka dari itu saya selaku Wali kota hanya bisa menyarankan mentoknya ke pengadilan, kami juga sudah verifikasi dan mengkaji permasalah ini cuma itu tadi tersangkut permasalahan yang lama, bentuk niat baik kami juga ingin menyelesaikan permasalahan ini," jelas Molen.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved