Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tak Pakai Masker, 20 Orang Disanksi Push Up, Hafal Pancasila dan Bikin Surat Pernyataan

Sedikitnya 20 orang menerima sanksi dari Tim Satgas Covid-19 Kota Pangkalpinang, lantaran tidak menggunakan masker.

Bangkapos.com/Yuranda
Penggunaan jalan di Jalan RE Martadinata Kota Pangkalpinang, tidak menggunakan masker di Push Up oleh Tim Satgas Covid-19, Selasa (15/9/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sedikitnya 20 orang menerima sanksi dari Tim Satgas Covid-19 Kota Pangkalpinang, lantaran tidak menggunakan masker di Jalan RE Martadinata, dan di Pasar jalan Trem Kota Pangkalpinang, Selasa (15/9/2020).

Mereka yang ditertibkan, dalam operasi itu diberikan sanksi pust up, diminta membuat surat pernyataan dan menyebutkan Pancasila.

Di operasi Yustisi ini masih ditemukan masyarakat yang masih mengaibaikan manfaat menggunakan masker.

Kepala Bagian Operasional Polres Pangkalpinang AKP Johan Wahyudi mengatakan dalam kegiatan ini pihaknya mendampingi Sat Pol PP dalam penegakan operasi yustisi.

Operasi Yustisi ini merupakan salah satu bentuk pengetatan adaptasi kebiasaan baru (AKB) Kota Pangkalpinang, karena dalam operasi ini yang dikedepankan pemerintah kota Pangkalpinang.

"Kami laksanakan dari pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB, dalam hal penegakan disiplin terkait Covid-19 yang sudah diatus dalam peraturan walikota Pangkalpinang," ujar AKP Johan Wahyudi, di lokasi penertiban.

"Kegiatan ini akan dilakukan setiap hari, hingga 30 Oktober mendatang," katanya lagi.  

Menurutnya, tindakan ini dilakukan untuk memberikan efek jera, kepada masyarakat kota Pangkalpinang yang tidak patuh agar protokol kesehatan Covid-19.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi aturan walikota Pangkalpinang, dengan cara menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan.

Sehingga masyarakat terhindar dari virus corona dan memutuskan mata rantai penyebaran virus corona ini.

Halaman
12
Penulis: Yuranda
Editor: eltjandring
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved