Breaking News:

Berita Sungailiat

Konsultasi Penyusunan Amdal, PT Seputih Makmur Bersama Bakal Keruk Limbah Pasir di Muara Air Kantung

Rencananya, pengerukan ini bakal dilakukan oleh PT Seputih Makmur Bersama di muara Air Kantung, Sungailiat.

Bangkapos.com/Edwardi
WARGA saat menghadiri kegiatan Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Amdal dan izin lingkungan terkait rencana normalisasi dan pengerukan limbah pasir sedimentasi, di Gedung Balai Pertemuan Nelayan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat, Kabupaten Bangka, Rabu (16/9/2020). 

BANGKAPOS.COM - Ratusan masyarakat, nelayan dan para pejabat dan stakeholder terkait menghadiri kegiatan Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (Amdal) dan izin lingkungan terkait rencana normalisasi dan pengerukan limbah pasir sedimentasi, di Gedung Balai Pertemuan Nelayan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat, Kabupaten Bangka, Rabu (16/9/2020).

Rencananya, pengerukan ini bakal dilakukan oleh PT Seputih Makmur Bersama di muara Air Kantung, Sungailiat.

Direktur Utama PT Seputih Makmur Bersama, Alie Cendrawan mengatakan kegiatan ini untuk meminta saran, pendapat dan tanggapan masyarakat berdasarkan peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup RI nomor 17 Tahun 2012 tentang pedoman keterlibatan masyarakat dalam proses Amdal dan Izin Lingkungan.

"Kegiatan ini terkait rencana normalisasi dan pengerukan limbah pasir sedimentasi oleh PT Seputih Makmur Bersama di muara Air Kantung Sungailiat," kata Alie.

Ditambahkannya, mengingat saat ini masih berlangsung pandemi Covid-19, maka kegiatan konsultasi publik ini tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan wabah Covid-19.

"Sehingga seluruh peserta harus menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan saat kegiatan berlangsung," jelasnya.

Parman, nelayan setempat, sangat mengharapkan pihak perusahaan yang baru yang akan melaksanakan pekerjaan normalisasi dan pengerukan alur muara Air Jantung Sungailiat ini mampu membuktikan kinerjanya.

"Jadi kami tegaskan bila pihak perusahaan mampu menyelesaikan permasalahan pengerukan alur ini dengan baik dan benar, kami masyarakat Lingkungan Parit Pekir khususnya nelayan akan mendukung operasi perusahaan ini, tetapi apabila tidak terbukti dan hanya menipu masyarakat saja maka kami bergerak menolak kegiatan ini, semoga kegiatan ini benar-benar bisa dilaksanakan sesuai rencana bukan hanya akal-akalan saja," jelas Parman.

Ketua Tim Penyusunan Dokumen Amdal, Ismet Inonoe memaparkan latar belakang dan rencana kerja normalisasi dan pengerukan limbah pasir di pesisir dan muara Air Kantung ini.

"Muara Sungai Air Kantung Jelitik Kecamatan Sungailiat merupakan salah satu muara sungai strategis di Kabupaten Bangka telah terjadi pendangkalan dan sedimentasi di sekitar muara sungai, sehingga aktivitas pelayaran dan lalu lintas kapal nelayan selama ini menjadi terbatas dan terganggu," kata Ismet. (Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved