Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Sempat Reaktif dan Meninggal Dunia, Pelajar Asal Airgegas Negatif Covid-19

Pelajar perempuan yang diketahui berinisial S (16) ini sempat melakukan rapid test sebelum dirawat di RSUD Bateng karena mengidap penyakit ginjal.

Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan, Supiyadi 

BANGKAPOS.COM - Sempat reaktif saat dirapid test di RSUD Kabupaten Bangka Tengah, seorang pelajar SMP asal Kecamatan Airgegas, Bangka Selatan, meninggal dunia pada Senin (14/9/2020).

Pelajar perempuan yang diketahui berinisial S (16) ini sempat melakukan rapid test sebelum dirawat di RSUD Bateng karena mengidap penyakit ginjal.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Basel, Supriyadi mengatakan sebelum dirawat dan meninggal dunia, S sempat terlebih dulu dirapid test sesuai dengan protokol kesehatan dan didapati hasilnya reaktif dan dilakukan upaya swab.

"Iya awalnya sebelum dirawat, pasien ini dirapid dulu dan ternyata hasilnya reaktif sehingga diswab oleh petugas medis," ujar Supriyadi, Rabu (16/9/2020).

Setelah hasil swab keluar, memastikan jika S (16) dinyatakan negatif Covid-19.

"Untuk hasil dari swab testnya Alhamdulillah negatif, meskipun pasien telah meninggal dunia," jelasnya.

Supriyadi turut mengucapkan rasa belasungkawa  dan meminta tetap terus menjaga kesehatan.

Ia juga mengajak untuk tetap menerapkan protokoler kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19.

"Mari kita terus bersinergi dan menerapkan protokoler kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sehingga pencegahan penyebaran dapat terus berlangsung," tambahnya. (Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved