Breaking News:

Pilkada Bangka Barat

Simulasi Sispamkota, Begini Cara TNI/Polri Redam Aksi Massa di Pilkada Bangka Barat

Simulasi awalnya dimulai dari massa salah satu pendukung Paslon terlibat bentrok, dengan pihak keamanan.

bangka pos/Anthoni Ramli
Ratusan personel gabungan dari Polres Bangka Barat dan Kodim 0431 menggelar simulasi Sispamkota pengamanan Pilkada 2020 yang digelar di Lapangan Atletik Pemkab Babar, Rabu (16/9/2020). 

BANGKAPOS.COM - Ratusan personel gabungan dari Polres Bangka Barat dan Kodim 0431 menggelar simulasi Sispamkota pengamanan Pilkada 2020 yang digelar di Lapangan Atletik Pemkab Babar, Rabu (16/9/2020).

Simulasi awalnya dimulai dari massa salah satu pendukung Paslon terlibat bentrok, dengan pihak keamanan.

Bentrokan tersebut, menyusul ketidakpuasan pendukung Paslon terhadap hasil perolehan suara yang ditetapkan KPU Babar.

Massa merasa ada manipulasi suara yang dilakukan oleh Paslon lainnya.

"Kami tidak terima dengan hasil penghitungan di TPS, karena tadi saksi kami melihat ada kecurangan pengelembungan serta manipulasi surat suara. Jadi kami minta di TPS ini diadakan pemilihan ulang," ujar orator.

Tak puas, massa kemudian menyerbu Kantor KPU Babar. Personel gabungan sudah berjaga mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan.

Termasuk, mobil water canon dan pasukan pengurai massa (Raimas) juga siaga di halaman Kantor KPU.

Kasat Binmas Polres Babar, Iptu Edwar dan Kapolsek Muntok AKP Taufik, sempat melakukan negosiasi dengan perwakilan massa.

Kepolisian meminta agar massa tidak anarkis.

"Tenang saudara-saudara, kalau memang merasa tidak puas dengan hasil yang ada di KPU, ada mekanismenya, silakan layangkan surat ke Bawaslu, jangan sampai anarkis seperti ini," kata Edwar.

Namun, negosiasi menemukan jalan buntu, massa tetap tidak puas dengan keputusan KPU.

bentrokan terjadi karena massa melempari kepolisian dengan batu.

Massa juga melakukan pembakaran ban, serta menjarah serta membakar toko di sekitar kantor KPU.

Polisi pun tak tinggal diam, mereka berupaya memukul mundur massa dengan menembakkan gas air mata ke arah kerumunan massa.

Sementara tim Raimas dan Damkar berupaya memadamkan kobaran api. Sejumlah pendemo pun di tangkap. (bangka pos/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved