Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wisata Kuliner Paling Berkembang di Pangkalpinang, Meningkat Hampir 60 Persen

Kenaikan tersebut sangat baik dibandingkan sektor wisata lain di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Dwidy Sutiasmi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sektor wisata kuliner di Pangkalpinang mengalami peningkatan hampir 60 persen.

Kenaikan tersebut sangat baik dibandingkan sektor wisata lain di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Sektor wisata kuliner memang lebih menunjukkan peningkatan yang sangat baik ketimbang sektor wisata lainnya. Untuk wisata kuliner rumah makan dan restoran, peningkatannya hampir 60 persen," ujar Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Dwidy Sutiasmi, Rabu (16/9/2020).

Menurut Dwidy, jumlah pengunjung rumah makan dan restoran di Pangkalpinang saban hari kian meningkat, apalagi saat hari libur atau malam minggu.

"Seperti yang kita lihat kan ramai di jalan-jalan," ucapnya.

Dwidy mengatakan, peningkatan tersebut terjadi di semua sektor kuliner, termasuk restoran siap saji.

"Seperti Pizza Hut, meski baru buka tetapi peningkatannya sangat luar biasa. Begitu juga dengan KFC dan resto cepat saji yang lainnya," tuturnya.

Lebih lanjut, Dwidy menyebutkan, sektor wisata pantai sebenarnya juga menunjukkan peningkatan. Namun, sektor ini tidak setiap hari ramai pengunjung.

"Pengunjung hanya menikmati wisata pantai setiap weekend saja. Jadi, ramainya itu hanya di hari-hari tertentu saja," kata dia.

Kampoeng Tige Urang

Homestay di destinasi wisata budaya Kampoeng Tige Urang.
Homestay di destinasi wisata budaya Kampoeng Tige Urang. (ist/Dwidy)

Pada kesempatan yang sama, Dwidy menyatakan, saat ini pihaknya terus mengembangkan destinasi wisata Kampoeng Tige Urang, Tuatunu.

Pihaknya juga makin menggencarkan promosi untuk mengembangkan destinasi wisata tersebut.

"Masih banyak yang belum tahu keindahan wisata budaya kita yang baru ini, padahal di sana jika masyarakat yang ingin berwisata jauh dari keramaian atau ingin tenang, wisata Kampoeng Tige Urang ini sangat cocok untuk dinikmati," ujarnya.

Di Kampoeng Tige Urang, lanjut Dwidy, setiap pengunjung atau wisatawan dari luar daerah juga bisa berwisata mengikuti kebiasaan masyarakat Tuatunu, seperti pergi ke kebun dan mandi di sungai.

"Jadi, ada homestay-nya juga, atraksi wisatanya sudah ada, budaya dan adatnya kental," katanya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: suhendri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved