Berita Pangkalpinang
Hati-hati, Klaster Keluarga Mulai Bermunculan di Kota Pangkalpinang
Saat ini terus dilakukan sosialisasi serta penindakan berupa sanksi sosial bagi warga yang tidak menggunakan masker.
Penulis: Riki Pratama | Editor: suhendri
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Aswind mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir muncul klaster penularan baru Covid-19 di Kota Pangkalpinang, yakni klaster keluarga.
"Paling tidak ada empat klaster keluarga yang muncul di Kota Pangkalpinang, dua minggu terakhir. Sementara, dari persentase perjalanan dinas image-nya kan pegawai pemerintah atau pejabat negara, masih kecil yang terpapar covid, yang banyak itu kasus impor," kata Aswind kepada Bangkapos.com, Kamis (17/9/2020).
"Pembatasan perjalanan dinas juga sudah dilakukan, khusus untuk tugas-tugas yang penting saja atau yang mengharuskan tatap muka," ucapnya.
"Pintu masuk seperti bandara atau pelabuhan, ketika memasuki masa adaptasi kebiasaan baru, tidak ada lagi pembatasan secara ketat, kecuali penerapan protokol kesehatan yang tetap dilaksanakan secara ketat," tutur Aswind.
Untuk langkah antisipasi, kata dia, saat ini terus dilakukan sosialisasi serta penindakan berupa sanksi sosial bagi warga yang tidak menggunakan masker.
"Protokol kesehatan Covid-19 itu ada tiga, menggunakan masker, menjaga jarak minimal dua meter dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Karena itu protokolnya maka menggunakan masker wajib dilaksanakan," ujar Aswind. (Bangkapos.com/Riki Pratama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/25022020_virus-corona1.jpg)