Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Polisi Gerebek Pecandu, Temukan Sabu Hasil Barter dengan Motor Berserakan di Lantai

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi, JPU menghadirkan saksi Toni yang merupakan ketua RT tempat tinggal Unding yang menyaksikan penangkapan.

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Suasana sidang dengan terdakwa Unding, melalui video telekonferens di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Kamis (17/09/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, kembali menggelar sidang melalui Video Telekonferensi dengan terdakwa Unding atas dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika, Kamis (17/9/2020).

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi Toni yang merupakan ketua RT tempat tinggal Unding yang menyaksikan penangkapan terdakwa.

"Waktu itu ditemukan Handphone sama barang bukti, kalau barang itu kalau engak salah punya terdakwa. Saat itu dibuka pintunya dia lagi tidur, kalau barang bukti ditemukan di lantai. Terdakwa ini, belum pernah melapor ke saya kalau tinggal di wilayah saya," ujar Toni dalam kesaksiannya.

Usai mendengarkan keterangan saksi, majelis hakim yang dipimpin oleh Corry Octarina memberikan kesempatan terhadap terdakwa untuk memberikan keterangannya.

Diketahui dari pengakuan terdakwa, narkotika jenis sabu seberat tersebut dibelinya dengan cara melakukan barter dengan sepeda motor Ninja R milik terdakwa.

"Saat ditangkap digeledah ada sabu, kalau sabu didapat dari Cingin (DPO). Saya belinya tukar sama motor ninja R punya saya, kalau motor itu harganya Rp 5 juta. Kalau sabu itu mau saya pakai saja, saya engak jual waktu ditangkap juga habis makai," tutur terdakwa Unding.

Namun dalam keterangannya tersebut, majelis hakim mempertanyakan keterangan terdakwa terkait barang bukti yang juga dijual oleh terdakwa.

Pertanyaan majelis hakim tersebut diperkuat oleh berkas acara pemeriksaan (BAP), dimana terdakwa sebelumnya mengungkapkan selain digunakan sendiri barang bukti tersebut juga dijual oleh terdakwa untuk menebus kembali sepeda motornya tersebut.

"Barang bukti ini 4 gram lebih, apalagi dari BAP sampai menggadaikan sepeda motor untuk jaminan," kata majelis hakim Corry Octarina.

Walaupun demikian, terdakwa tetap mengatakan tidak menjual narkotika jenis sabu tersebut dan hanya digunakan sendiri.

"Bukan, saya enggak jual, saya buat pakai aja barang itu," ungkap terdakwa Unding yang berada di Lapas Tuatunu, Kota Pangkalpinang.

Sebelumnya, Unding ditangkap pada Senin (27/4/2020) di rumah kontrakannya yang beralamat di jalan Ketapang, Kota Pangkalpinang.

Terdakwa Unding diketahui menyimpan narkotika jenis sabu seberat 4,75 gram yang juga dijadikan sebagai barang bukti persidangan.

Usai mendengarkan keterangan saksi dan terdakwa, sidang pun ditutup dan dilanjutkan pada Selasa (22/9/2020) dengan agenda tuntutan. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: eltjandring
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved