Breaking News:

Sosok Pierre Tendean, Sebelum Jadi Korban G30S/PKI Dikenal sebagai Letnan Tampan Rebutan Jenderal

Peristiwa G30S/PKI selalu diperingati bangsa Indonesia pada tanggal 30 September. Pasalnya, sebanyak 10 Jenderal dibantai oleh gerakan komunal ...

Kolase Tribun Jabar (Kompas TV)
Pierre Tendean 

BANGKAPOS.COM, MANADO -- Tanggal 30 September, selalu diperingati bangsa Indonesia terjadinya peristiwa G30S/PKI.

Pasalnya, sebanyak 10 Jenderal dibantai oleh gerakan komunal disebut PKI.

Mereka pun diberi gelar Pahlawan Revolusi.

Adapun satu di antara sosok Pahlawan Revolusi dan korban peristiwa G30S/PKI adalah Pierre Tendean.

Pierre Tendean Letnan muda yang menjadi ajudan Jenderal A.H Nasution, perwira tinggi militer Indonesia yang juga menjadi target peristiwa G30S/PKI.

Tos Tangan Dua Gubernur Tandai Kesepakatan Titik Jembatan Sumatera - Babel

Sekda Saefullah Sempat Izin Pamit ke Pak Gub, Covid-19 Sebabkan Ia Gagal Bernapas hingga Meninggal

Lagi, Kota Pangkalpinang Tambah 10 Kasus Covid-19, Ini Kata Dokter Masagus Hakim

Sang Jenderal A.H Nasution berhasil selamat.

Sementara itu ia tewas menjadi korban dari keganasan pembantaian dalam peristiwa G30S/PKI.

Dilansir dari Intisari, Pierre Tendean, yang saat kejadian berusia 26 tahun dan dia bertugas sebagai ajudan Jenderal A.H Nasution.

Banyak yang menyayangkan Pierre Tendean tiada, karena sejatinya ia punya masa depan cerah nan indah.

Pierre Tendean dikenal sebagai Letnan muda hingga menjadi rebutan para jenderal.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved