Breaking News:

Bupati Markus Janji Perhatikan Insentif RT./RW

Ada kabar gembira bagi para RT/RW di Kabupaten Bangka Barat. Bupati Bangka Barat Markus SH

Ist
Bupati Markus menyerahkan bantuan sembako untuk warga beberapa saat lalu. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ada kabar gembira bagi para RT/RW di Kabupaten Bangka Barat. Bupati Bangka Barat Markus SH berjanji akan memperhatikan kesejahteraan ketua RT/RW di Bangka Barat pada tahun 2021 mendatang.

Beban kerja yang tak ringan sebagai pelayan masyarakat akar rumput sekaligus ujung tombak terdepan dan perpanjangan tangan dari pemerintah daerah menjadi alasan Markus memperhatikan insentif RT/RW.

"Ini bentuk komitmen Pemda memberikan perhatian agar mereka jauh lebih semangat, lebih optimal dalam melayani masyarakat. Soal memperhatikan insentif ini saya akan bicarakan dengan para Kades," kata Markus dalam rapat bina pamong yang dihadiri para RT se-kecamatan Jebus dan Parittiga, Kamis (17/9/2020).

Bupati Bangka Barat Markus berbicara di hadapan para ketua RT se-kecamatan Jebus, Kamis (17/9)
Bupati Bangka Barat Markus berbicara di hadapan para ketua RT se-kecamatan Jebus, Kamis (17/9) (Ist)

Bagi Markus, peran RT dan RW di tiap desa dan kelurahan sangat penting dalam percepatan sebuah program pemerintah maupun pembangunan.

Bupati Bangka Barat Markus SH
Bupati Bangka Barat Markus SH (Ist)

Sebab, RT dan RW yang paling mengenal wilayahnya di tingkat bawah. Perannya dapat dimaksimalkan sepanjang sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Menanggapi perhatian Markus untuk lebih memperhatikan insentif, ketua RT 06 desa Air Gantang, H. La Ongo, mengaku berharap janji tersebut benar-benar terwujud sebab insentif diakui memang selama ini belum ada.

"Insentif kami sebagai RT terus terang selama ini belum ada. Hanya ada semacam gaji bulanan dari desa yang memang kebijakan soal nominalnya beda-beda tergantung Kades. Kami sangat sambut baik rencana pak Markus, perhatian seperti itu yang kami harapkan. Kalau bicara soal penghasilan, gaji kami setiap bulan tak sebanding dengan perjuangan tugas kami hadapi masyarakat," jelas La Ongo.

Ariyadi, ketua RT 19 desa Air Gantang
menyampaikan meski selama ini insentif bagi dirinya dan teman-teman RT belum ada tapi dia mengaku melayani warga sepenuh hati dengan apa adanya yang diterima.

"Terima kasih banyak kalau memang pak Markus memikirkan kami," tukasnya singkat.

Ketua RT 9 desa Puput, Erlina menuturkan suka dukanya menghadapi masyarakat dari berbagai macam karakter dengan gaji RT yang tak seberapa.

"Saya sering diomeli terus warga apalagi selama korona ini dengan bantuan-bantuan yang mana ada yang terima tapi juga ada yang tidak. Gaji saya sebagai RT hanya Rp 400 ribu, itupun diterima setahun sekali pas akhir tahun. Maka tadi saya senang dengar pak Markus rencana mau tambahkan insentif," akunya semringah.

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved