Breaking News:

Gawat Bakteri Penyakit Biofarmasi di China Bocor, Ribuan Warga Terinfeksi, Gejala Demam, Nyeri Sendi

1.401 orang lainnya dinyatakan positif di tahap awal mengidap penyakit itu, dan otoritas kesehatan mengatakan sejauh ini tidak ada bukti penularan

net
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, LANZHOU, - Setelah terjadi kebocoran di pabrik biofarmasi milik negara, ribuan warga China Barat laut dinyatakan positif terinfeksi bakteri brucellosis.

Gejala-gejalanya bila terinfeksi bakteri ini mengalami demam berulang, kelelahan, pembengkakan jantung, atau radang sendi.

Pejabat kesehatan di kota Lanzhou mengatakan, 3.245 orang telah terjangkit brucellosis.

Penyakit yang sering disebabkan oleh kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi.

Atau produk hewani yang dapat menyebabkan demam, nyeri sendi, dan sakit kepala.

Baca Juga: Depok Minta Bantuan Tambahan Tenaga Medis, Kasus Covid-19 Bertambah Rumah Sakit Makin Penuh

Kemudian 1.401 orang lainnya dinyatakan positif di tahap awal mengidap penyakit itu, dan otoritas kesehatan mengatakan sejauh ini tidak ada bukti penularan antarmanusia.

Dilansir dari AFP Jumat (18/9/2020), otoritas China menemukan sebuah pabrik biofarmasi memakai disinfektan kadaluwarsa dalam produksi vaksin Brucella untuk hewan, antara Juli-Agustus tahun lalu.

Artinya bakteri tersebut tidak dibasmi dengan sempurna dari saluran pembuangan pabrik.

Gas yang terkontaminasi dari Pabrik Biofarmasi Peternakan China di Lanzhou membentuk aerosol mengandung bakteri.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved