Breaking News:

Kronologis Pembunuhan dan Mutilasi Manajer HRD, Pelaku Sepasang Kekasih Ingin Menguasai Harta

Kronologi pembunuhan dan mutilasi yang menimpa Rinaldi Harley Wismanu (32) terungkap. Korban diketahui bekerja sebagai manajer HRD

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
DAF (26) alias Fajri dan LAS (27) alias Laeli tersangka kasus mutilasi saat ditemui Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana. 

Atas perbuatan keji itu, DAF dan LAS diancam dengan Pasal 340 juncto Pasal 338 Juncto Pasal 365 KUHP. Keduanya terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Tulang Punggun Keluarga

Rinaldi Harley Wismanu (32) merupakan tulang punggung keluarga.

Manajer HRD perusahaan kontraktor ini juga membiayai sekolah adik-adiknya.

"Saya sendiri adiknya kalau manggil Mas Harley. Orangnya itu baik, supel, ramah," ujar adik sepupu Rinaldi Harley Wismanu, Sadana (29) saat ditemui di rumah duka Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (17/9/2020) malam.

Sadana menyampaikan, kakak sepupunya sosok yang mempunyai tanggung jawab tinggi. Ia sangat peduli dan sayang dengan keluarga.

Rinaldi Harley Wismanu merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Sebagai anak pertama, Harley juga membantu menyekolahkan adik-adiknya.

"Dia nomor satu dan adiknya ada tiga. Dia itu menyekolahkan adik-adiknya juga," urainya.

Menurutnya Rinaldi Harley Wismanu kuliah S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kemudian berangkat ke Jepang untuk melanjutkan studi S2.

"S2 nya apa saya tidak tahu, tapi di UGM Sastra Jepang," ucapnya.

Sadana menuturkan kakaknya memang pernah menikah. Rinaldi Harley Wismanu menikah dengan orang Jepang.

"Iya pernah menikah di sini, ya sekarang sudah enggak. Iya dengan orang Jepang," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat ditemukan di lantai 16 Tower Ebony Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (16/9/2020) malam.

Mayat berjenis kelamin pria itu ditemukan di dalam kamar dengan kondisi yang tidak utuh, diduga menjadi korban mutilasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan mayat yang ditemukan itu sebelumnya dikabarkan hilang sejak 9 September 2020.

"Inisialnya RHW, yang menyatakan sejak tanggal 9 (September) hilang," ujar Yusri.

https://www.tribunnews.com/metropolitan/2020/09/17/kronologi-sepasang-kekasih-bunuh-dan-mutilasi-manajer-hrd-di-apartemen-berawal-dari-aplikasi-tinder?page=all

https://www.tribunnews.com/nasional/2020/09/18/korban-mutilasi-di-kalibata-city-itu-tulang-punggung-keluarga

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved