Breaking News:

Laporan Ahok ke Erick Thohir Soal Pertamina, Gaji NonJob Rp75 Juta, Hingga Praktek Bagi Jabatan

Ahok juga membeberkan kebobrokan di pertamina. Jabatan direksi dan komisaris sangat kental dengan lobi-lobi politis dan bagi-bagi jabatan

bangka pos/dok
pertamina 

"Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya, lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian," Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok

BANGKAPOS.COM, JAKARTA, - Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memanggil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, kemarin Kamis (17/9/2020).

Pada pertemuan tersebut, Erick ingin mendengar langsung penjelasan dari Ahok terkait pernyataannya di dalam video yang sempat viral tentang “aib” Pertamina.

“Pak menteri (Erick) kan memanggil Pak Ahok, kemarin ada video yang beredar dan viral, jadi pak menteri pengin mengklarifikasi saja dan menerima masukan dari Pak Ahok,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, Jumat (18/9/2020).

Arya menambahkan, dalam pertemuan tersebut Ahok memberitahu Erick Thohir terkait kelemahan-kelemahan yang ada di perusahaan migas plat merah itu.

Baca Juga: Depok Minta Bantuan Tambahan Tenaga Medis, Kasus Covid-19 Bertambah Rumah Sakit Makin Penuh

Baca Juga: Dikabarkan Bisa Obati Corona, Minyak Kayu Putih Pulau Buru Jadi Incaran, 5 Liter Dihargai Rp1,4 Juta

“Masukan (dari Ahok) itu sangat bagus, diterima Pak menteri (Erick) juga,” kata Arya.

Sebelumnya, Ahok menyindir Pertamina terkait akuisisi sumur minyak di luar negeri dari utang.

Selain itu, Ahok berujar, contoh temuannya yang lain soal ketidakefisienan Pertamina yakni soal pembangunan kilang minyak.

Dirinya masih meminta penjelasan kenapa banyak kilang baru yang belum juga dibangun.

Padahal, lanjut dia, sudah ada beberapa investor yang serius patungan bisnis dengan Pertamina.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved