Breaking News:

Masa Depan Presiden Barcelona di Ujung Tanduk, Mosi Tidak Percaya Tembus 18.000 Tanda Tangan

Posisi Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mulai terancam setelah mosi tidak percaya kepada dirinya memenuhi kuota.

TWITTER.COM/BARCAGALAXY
Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu. 

BANGKAPOS.COM - Posisi Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mulai terancam setelah mosi tidak percaya kepada dirinya memenuhi kuota.

Pengumpulan tanda tangan untuk mosi tidak percaya kepada Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, telah berakhir pada Kamis (17/9/2020) waktu setempat.

Menurut laporan Marca yang dilansir BolaSport.com, tanda tangan yang terkumpul mencapai 18.000 tanda tangan.

Padahal, pada Rabu (16/9/2020) saja tanda tangan yang terkumpul baru sekitar 14.000 tanda tangan.

Dalam waktu kurang dari sehari, kuota minimal tanda tangan untuk mengaktifkan mosi tidak percaya sudah terpenuhi.

Presiden FC Barcelona, Josep Maria Bartomeu (kiri), berpose dengan CEO Rakuten, Hiroshi Mikitani, di Stadion Camp Nou, Rabu (16/11/2016).
Presiden FC Barcelona, Josep Maria Bartomeu (kiri), berpose dengan CEO Rakuten, Hiroshi Mikitani, di Stadion Camp Nou, Rabu (16/11/2016). (LLUIS GENE/AFP)

Untuk mengaktifkan mosi tidak percaya kepada Bartomeu, dibutuhkan setidaknya 16.250 tanda tangan dari para pendukung.

Jika memenuhi kuota tersebut, dokumen mosi tidak percaya akan diaktifkan oleh dewan Barcelona.

Kini, kuota pengaktifan mosi tidak percaya telah terpenuhi dan masa depan Bartomeu di Barcelona mulai terancam.

Pasalnya, berkas-berkas mosi tidak percaya akan dibawa ke klub setelah dikonfirmasi jumlahnya.

Referendum pengambilan suara untuk menentukan nasib Bartomeu kemungkinan akan berlangsung sepuluh hingga dua puluh hari mendatang.

Kapten Barcelona, Lionel Messi, menatap ke arah Josep Maria Bartomeu.
Kapten Barcelona, Lionel Messi, menatap ke arah Josep Maria Bartomeu. (TWITTER.COM/SWASTIK_RATH)
Halaman
12
Editor: M Ismunadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved