Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Operasi Yustisi Penertiban Masker di Pangkalpinang Sampai Akhir Oktober, Sasarannya Keramaian

Rutin razia masker agar masyarakat terbiasa untuk menggunakan masker di luar rumah, mengingat pasien terpapat virus corona saat ini semakin bertambah.

Bangkapos.com/Yuranda
Sat Pol PP Kota Pangkalpinang dan Polres Pangkalpinang, razia masyarakat yang tidak menggunakan masker, di Kota Pangkalpinang, beberapa waktu lalu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Satuan Polisi Pamong Praraja Kota Pangkalpinang Susanto mengatakan operasi Yustisi penertiban penggunaan masker bagi masyarakat ini akan dilakukan setiap hari hingga akhir Oktober mendatang.

Hal Ini dilakukan agar masyarakat terbiasa untuk menggunakan masker di luar rumah, mengingat pasien terpapat virus corona saat ini semakin bertambah.

"Razia masker akan yang dilakukan setiap hari hingga akhir Oktober. Namun untuk kedepannya ada jadwal tersendiri, menjadi satu minggu tiga kali," ujar Susanto, Jumat (18/9/2020)

Kata Susanto, Razia yang dilakukan bersama dengan TNI dan Polri dalam hal ini Polres Pangkapinang dan Kodim 0413/Bangka serta jajarannya.

Kegiatan ini, akan menyasar di keramaian dan Jalan Raya yang ada di Kota di Pangkalpinang.

Sanksi yang akan diberikan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker berupa push up, surat pernyataan, menyebutkan Pancasila, serta diarahkan membeli masker.

Sat Pol PP Kota Pangkalpinang dan Polres Pangkalpinang, razia masyarakat yang tidak menggunakan masker, di Kota Pangkalpinang, beberapa waktu lalu.
Sat Pol PP Kota Pangkalpinang dan Polres Pangkalpinang, razia masyarakat yang tidak menggunakan masker, di Kota Pangkalpinang, beberapa waktu lalu. (Bangkapos.com/Yuranda)

"Sanksinya akan dilakukan push up, beli masker, baca Pancasila, dan Surat pernyataan. Yang diarahkan beli masker kepada orangtua yang tidak menggunakan masker, mengingat usia mereka sudah lanjut," ucapnya.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan guna menurunkan angka penyebaran Covid-19 di wilayah kota Pangkalpinang. Serta meningkatkan kesadaran di masyarakat, sangat berbahaya.

"Virus ini jangan dianggap main main, bisa mematikan, kami mengajak kepada masyarakat agar selalu disiplin dalam menaati protokol kesehatan ini," tuturnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: eltjandring
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved