Rabu, 6 Mei 2026

Info Gempa Hari Ini: Gempa Berkekuatan Magnitudo 5.1 SR, Terjadi Dekat Halmahera Barat, Malut

Gempa bumi hari ini, Sabtu (19/9/2020) kembali getarkan wilayah Indonesia. Hingga pukul 18.20 WIB, tercatat ada satu kejadian gempa yang terjadi di...

Tayang:
Tribun Timur
Ilustrasi Gempa 

BANGKAPOS.COM -- Gempa bumi hari ini, Sabtu (19/9/2020) kembali getarkan wilayah Indonesia.

Hingga pukul 18.20 WIB, tercatat ada satu kejadian gempa yang terjadi di Tanah Air. 

Kali ini gempa terjadi di Halmahera Barat, Maluku Utara ( Malut ).

Adapun informasi mengenai gempa ini dikutip bangkapos.com dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di www.bmkg.go.id dan akun twitter, dilaporkan gempa terjadi pada pukul 01:43 WIB dengan magnitudo 5.1SR.

Diketahui gempa magnitudo (M) 5.1 SR terjadi di Halmahera Barat, Maluku Utara ( Malut ), dengan pusat gempa berada di laut.

Korban Mutilasi Rinaldi Harley Wismanu saat Berhubungan Intim Punya Istri Seorang Pramugari

Sebelum Tewas Dimutilasi, Rinaldi Sampaikan Pesan Haru Ingin Biayai Ibu dan Bapaknya Umroh

Rangkuman Fakta Jembatan Sumatera Bangka Bahtera Sriwijaya, Menghubungkan Sebagin - Tulung Selapan

Adapun BMKG mencatat pusat gempa Halmahera Barat, Maluku Utara ( Malut ) ini berada pada titik koordinat 2.24 LS 126.84 BT.

Menurut BMKG pusat gempa berada di Laut 128 km Barat Laut Halamahera Barat, Maluku Utara.

Adapun kedalaman pusat gempa (hiposentrum) tersebut adalah 10 Km.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa yang terjadi di Barat Laut Halamahera Barat, Maluku Utara, disebut tak berpotensi tsunami.

Tips Menyelamatkan Diri Saat Gempa Bumi

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan juga di beberapa negara lain.

Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu lempeng Australia, Eurasia, dan Pasifik yang berhimpitan dan saling menekan, sehingga memungkinkan munculnya gempa.

Bocah SMP di Bontang Diterkam Buaya, Kakak Korban Tiba-tiba Ambil Parang Ingin Balas Dendam

Pada gempa berkekuatan 5,9 skala richter di Yogyakarta pada 27 Mei 2006, lebih dari 6000 orang meninggal dunia, puluhan ribu lainnya luka, dan ratusan ribu rumah rusak.

Terbayang betapa mengerikannya gempa bumi. Oleh karena itu kita sebaiknya mengerti langkah-langkah apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa, sesuai panduan Palang Merah Indonesia (PMI).

Kebiasaan waspada

- Kenali daerah sekitar tempat tinggal (apakah termasuk rawan gempa atau tidak).

- Ketika masuk ke sebuah gedung atau bangunan, perhatikan di mana letak pintu keluar, tangga darurat, atau cara-cara untuk mengeluarkan diri jika sewaktu-waktu harus menyelamatkan diri.

- Di dalam ruangan tempat kamu berada, perhatikan titik-titik yang aman untuk berlindung ketika gempa terjadi.

- Perhatikan juga tempat yang berbahaya jika gempa terjadi, seperti di dekat kaca, tiang atau pilar, lemari, dan lain-lain.

- Catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang harus dihubungi saat gempa terjadi seperti PMI, rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan lain-lain.

Luhut Pimpin Penanganan Covid-19: Saya Boleh Mengklaim Saya Manajer yang Baik

- Matikan kran air, kompor, gas, dan listrik jika selesai digunakan.

Yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum: Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

Ketahui alat yang harus ada di setiap tempat seperti Kotak P3K; Senter/lampu baterai; Radio; Makanan suplemen dan air.

Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

Draft Permendikbud Tentang PJJ Rampung, Tugas Sekolah Daring Diperbanyak, Pelajar Wajib Baca Modul

Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi.

Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa bumi: Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Nia Ramadhani Kini Benaran Jadi Nyonya Boss di Trans TV, Tak Lagi Bersama Jessica Iskandar

Setelah Terjadi Gempa bumi: Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

Foto X-Ray Ratusan Jarum Diduga Susuk Bersarang di Tubuh Wanita Ini, Begini Tanda Pemakai Susuk

DJ Dinar Kembali Jual Barang Pribadi Setelah Kancutnya Laku Rp 50 Juta: Ada yang Mau Beli BH Aku?

Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

(*/bangkapos.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved