Breaking News:

Advertorial

Markus Perjuangkan Tambahan BST ke Kemensos untuk Warga Bangka Barat

Bupati Bangka Barat Markus tak pernah tinggal diam memperjuangkan bantuan sosial tunai (BST)

Ist
Bupati Bangka Barat Markus didampingi Kadinsos Pemdes Suradi dalam Rakor bersama camat, lurah dan kades, Jumat (18/9). 

BANGKAPOS.COM - Bupati Bangka Barat Markus tak pernah tinggal diam memperjuangkan bantuan sosial tunai (BST) ke pemerintah pusat untuk masyarakat Bangka Barat yang terdampak pandemi Covid-19.

Baru-baru ini politikus PDI Perjuangan itu turun langsung ke Jakarta menemui Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara menyampaikan usulan kuota penambahan anggaran untuk program BST dari Kemensos.

"Soal BST ini saya sudah sampaikan ke Pak Mensos dan saya minta Dinsos Pemdes usulkan 50 KK per desa untuk periode bulan Agustus hingga Oktober 2020. Kami tidak janji tapi kita usahakan semoga bisa turun. Saya tegaskan, kita tidak bisa jamin sebab dananya dari pusat. Tapi paling tidak demi masyarakat saya tidak diam, kita perjuangkan sungguh-sungguh. Tapi perlu diketahui, ini bukan untuk menggantikan BST yang dijanjikan Pemprov Bangka Belitung," kata Markus dalam arahannya pada Rakor bersama camat, lurah dan kades se-Bangka Barat, Jumat (18/9).

Menurut Markus, dirinya mengusulkan penambahan kuota penerima BST tersebut mengingat jumlah masyarakat Babar terdampak covid 19 cukup banyak.

"Makanya kami minta perhatian dari pemerintah pusat, dan tetap mencoba mengusulkan untuk ada penambahan,” tutupnya. (*)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: Dedy Qurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved