Breaking News:

SILUMAN Buaya Putih Mengamuk saat Lelaki Ini Diruqyah, Bang Mael Bangka Ancam Potong-potong

Jin buaya putih mengamuk hingga hentak-hentakan tangan ke lantai. Bang Mael Bangka melakukan langkah ini

Penulis: Edy Yusmanto (CC) | Editor: Edi Yusmanto
kolase bangkapos.com/youtube Bang Mael Bangka dan kompas.com
Bang Mael Bangka sedang meruqyah. (insert ilustrasi foto buaya) 

Lantunan ayat suci Alquran yang dibacakan membuat beberapa ibu-ibu ini seperti mual.

Bahkan ada yang mengambil plastik kresek di depan mereka untuk dijadikan tempat muntah.

Namun, berbeda kasusnya dengan seorang lelaki bermasker itu.

Setelah beberapa kali disentuh punggungnya oleh Bang Mael Bangka.

Lelaki yang semula duduk bersila tiba-tiba telungkup hingga terdengar suara meraung.

Melihat perubahan sikap itu, Bang Mael Bangka langsung mengucapkan salam

"Assalamulaikum," kata Bang Mael.

"Assalamulaikum ya jin (siluman)," ucap Bang Mael lagi.

Lelaki itu kemudian merebahkan tubuhnya di lantai sembari memukul-memukul lantai.

Beberapa ibu-ibu yang ada di sebelahnya ketakutan.

Bang Mael kemudian mengajak lelaki yang sudah kerasukan itu berkomunikasi.

Lelaki yang sudah kerasukan jin (siluman) buaya putih itu mengamuk menghentak-hentakan tangannya ke lantai.

Garis besar obrolannya soal identitas jin yang masuk adalah jin buaya.

Bang Mael menyampaikan bahwa lelaki ini minta tolong agar jin yang ada untuk dikeluarkan.

Bang Mael pun memberikan dua pilihan kepada jin yang dimaksud.

"Kamu kalau gak keluar ada dua pilihannya

Tak potong-potong 

atau 

Tak hancurkan," kata Bang Mael. 

Singkat cerita, Bangka Mael pun berhasil mengeluarkan jin buaya yang ada di tubuh lelaki tersebut.

Ini videonya:

Dalam pengakuannya di depan Bang Mael, lelaki itu mengatakan belajar ilmu tersebut waktu muda.

Dia pun berterima kasih sudah mengeluarkan jinnya karena sudah tidak tahan lagi.

Semoga teman-teman semua bisa mengambil nilai positifnya.

Berita ini dibuat tidak bermaksud apa-apa melainkan untuk memberikan edukasi dari sisi yang lain soal ruqyah

Ciri-ciri Gangguan Setan

Ustadz Dr. Khalid Basalamah, MA menjelaskan ciri-ciri orang yang terkena gangguan sihir.

Para ahli ruqyah syar’iyyah mengetahui tanda atau gejala, yang menjadi petunjuk seseorang sedang terkena gangguan jin atau terkena penyakit ‘ain.

Sebelum seseorang terkena gangguan jin biasaya ada ciri-ciri khusus dalam kesehariannya:

1. Seringnya mimpi buruk:  Orang yang kena sihir biasanya selalu mimpi buruk dan mimpi buruk ini paling sering melihat binatang atau melihat kuburan yang melihat ketakutan dalam mimpinya.

Sehingga suatu saat sering mengigau dan membunyikan giginya atau kadang-kadang menyerang seseorang yang berusaha membangunkannya, gelisa tidak bisa tidur setiap malam.

Maka ini adalah ciri khas seseorang yang terkena sihir, terutama diperlihatkan dalam mimpinya sering melihat binatang-binatang simbol setan.

2. Sering bermimpi binantang: Diantaranya adalah binatang cicak, ular dan anjing, ini adalah merupakan binatang simbolnya setan.

Jangan sampai kita keliru dalam mengartikan mimpi, misalnya ketika orang bermimpi melihat ular katanya akan menikah, ini pemahaman yang sangan keliru," ungkap ustad Khalid Basalamah dalam ceramahnya.

Kadang-kadang diperlihatkan ular berwarna hitam yang berusaha menakutinya dan juga melilit tubuhnya, maka dalam pandangan beliau orang tersebut sedang disihir yang berusaha untuk menakutinya dan merusak pada prestasi seseorang tersebut.

Adapun yang sering dijumpai dalam mimpi yang keduanya adalah sering mimpi yang diikuti dengan hawa nafsu.

Atau juga sering didatangi laki-laki dan perempuan yang bisa saja orang tersebut dalam mimpinya adalah seseorang yang pernah disukainya waktu itu.

Ini membuktikan bahwasannya setan membuka pada dia atau mungkin dasarnya orang tersebut tidak dikenalnya, atau bisa saja bermimpi seseorang dalam bentuk yang sangat besar.

Menurut ustaz Khalid Basalamah menandakan orang tersebut sedang kena sihir, yang dibuka oleh setan terhadap bentuk orang lain dalam mimpinya.

Bisa saja ada jin yang menyukainya, maka disarankan jangan menyukai dengan jin yang ini tidak ada gunanya dan tidak terlihat oleh mata kita," jelas ustaz Khalid Basalamah.

Karena ada jin yang paling cantik membuat pengakuan, diceritakan oleh ustaz yang pernah mendengar seorang syek di Madinah sedang meruqyah seseorang yang kebetulan direkam oleh murid-muridnya dalam kaset.

Beliau mendengar perkataan dari jin perempuan yang konon katanya sangat cantik telah mengungkapkan dalam rekamanannya

"Saya jin perempuan dengan mata satu dan mempunyai kaki sembilan". Maka kita jangan sampai menyenangi terhadap jin karena manusia itu adalah yang paling sempurna, maka mencitailah lakai-laki dan perempuan sesama manusia.

3. Susah tidur:  Sering bermimpi ketakutan sendiri, susah tidur karena was-was ketakutan dan seolah-olah kalau sendiri sering dihantui ketakutan yang berarti ini ada gangguan harus di ruqyah," menurut ustaz Khalid Basalaman.

Yang ketiga sering adanya penyakit yang besar misal kanker dan was-was, sering kali merasa ada penyakit yang tanpa sebab.

4. Orang yang diukir :  Terindikasi terkena sihir adalah orang yang telah diukir-ukir badanya dengan istilah raja-raja, ukiran-ukiran dengan maksud supaya rumah tangganya langgeng.

5. Mentransfer Aura: Termasuk orang yang pernah dimandikan air dengan transfer aura, memberikan kekuatan tenaga dalam, yang ini semua adalah senjata-senjata setan.

Berarti ini semua adalah ada bentuk sihir, menurut ustaz ini harus diobati dengan rukiyah yang insya Allah baru bisa sembuh dengan memerlukan kesabaran dari beberapa proses.

Kesembuhan tersebut tergantung dari seseorang, karena ada yang satu kali dua kali bahkan sampai beberapa kali, itu tergantung.

Kepastian itu milik Allah SWT akan tetapi orang-orang yang belum sembuh dia harus muhasabah dirinya yang mungkin masih ada dosa yang mengganjal, hatinya belum bisa baik.

Atau mungkin ada sesuatu yang memang traumatis diwaktu dia kecil yang  kemungkinan juga sudah menjadi keturunan.

(Bangkapos.com/Edy Yusmanto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved