Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sembahyang Rebut Dialihkan, MAHASI Bersama Vihara Sukhavati Pangkalpinang Berbagi Paket Sembako

Pada masa pandemi Covid-19 diganti dengan pendistribusian 140 paket sembako kepada masyarakat.

Istimewa/Kemenag Pangkalpinang
Misno, Penyelenggara Bimas Buddha Kemenag (baju hijau) saat menghadiri kegiatan pembagian sembako. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ada yang berbeda dari pelaksanaan perayaan Ullambana di Vihara Sukhavati yang juga bernaung dibawah MAHASI (Majelis Mahayana Seluruh Indonesia) Provinsi Kepulauaan Bangka Belitung Pangkalpinang pada tahun ini.

Perayaan satu diantara hari suci bagi umat Buddha yang biasanya identik dengan pelaksanaan sembahyang rebut sebagai salah satu ritual dari berbagai rangkaian ritual lainnya dalam perayaan tersebut.

Pada masa pandemi Covid-19 diganti dengan pendistribusian 140 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah.

Kegiatan pendistribusian paket sembako yang juga dihadiri oleh Penyelenggara Bimas Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Misno tersebut, juga merupakan salah satu wujud nyata kepedulian umat Buddha Kota Pangkalpinang kepada masyarakat di tengah kesulitan ekonomi dalam masa Pandemi Covid-19 ini.

MAHASI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diketuai oleh Romo Setiawan Ng yang juga merupakan penggagas kegiatan pembagian sembako sebagai pengganti rebutan ini sendiri, merupakan salah satu organisasi keagamaan Buddha yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masalah-masalah sosial kemasyarakatan dan telah acap kali melakukan kegiatan bakti sosial serupa di berbagai wilayah di provinsi ini.

Terkait hal ini, Penyelenggara Bimas Buddha Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Misno yang juga turut hadir dalam acara tersebut mengungkapkan walaupun masih dalam situasi pandemi Covid-19, upacara Hari Ullambana tetap dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sebelum mengadakan upacara Hari Ullambana, umat Vihara Sukhavati satu minggu sebelumnya juga telah mengadakan Sangha Dana kepada Bhikkhu Sangha.

"Untuk mengganti rebutan yang biasa dilaksanakan pada perayaan Hari Ullambana seperti biasanya, maka kami mengadakan bakti sosial dengan membagi paket sembako pada umat dan masyarakat yang kurang mampu, sakit, janda, duda ataupun masyarakat yang hidup sendiri yang tergolong perekonomiannya kurang. Bertepatan dengan situasi pandemi Covid-19 ini setidaknya MAHASI dan Penyelenggara Bimas Buddha Kota Pangkalpinang membantu mengurangi beban umat dan masyarakat yang ekonominya lemah di seputaran Kota Pangkalpinang dan sekitarnya walaupun hanya sebutir debu," tutur Misno dalam rilis, Senin (21/9/2020).

Sementara, Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, H Abdul Rohim mengatakan, pihaknya mendukung dan menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh MAHASI bersama dengan Penyelenggara Bimas Buddha Kemenag Pangkalpinang dengan membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan ini.

"Ini merupakan satu bentuk kepedulian umat beragama kepada masyarakat dan sesama. Bukan hanya satu agama, tapi seluruh agama, termasuk Budhha, dengan kegiatan pembagian sembako yang dilaksanakan hari ni," kata Rohim.

Kedepannya, Rohim pun berharap agar intensitas pelaksanaan kegiatan seperti ini dapat lebih ditingkatkan lagi dengan melibatkan banyak pihak termasuk unsur stakeholder, sehingga pendistribusiannya pun dapat menjangkau area yang lebih luas dengan lebih banyak sasaran penerima yang membutuhkan, yang dapat merasakan manfaat dari kegiatan ini.

"Dan kita pun harus tetap konsisten memunculkan hal ini. Pihak-pihak yang diberikan peluang dan kemampuan untuk membantu dan merespon kebutuhan-kebutuhan masyarakat, hendaknya dapat melaksanakan hal ini dengan sebaik-baiknya, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung peran dari organisasi-organisasi keagamaan dan Kementerian Agama," tutur Rohim.

(*)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Rusaidah
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved