Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ikuti Prosesi Wisuda Drive-Thru, Bendahara Kemenag Pangkalpinang Ini Mengaku Sangat Terkesan

Prosesi wisuda ini digelar sebagai satu bentuk langkah pencegahan penyebaran Covid-19 tersebut, dijalankan seperti layanan drive thru.

Istimewa/Kemenag Pangkalpinang
Rara menerima ijazah S2 dari Direktur Pascasarjana IAIN SAS Babel, Dr Iskandar. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bendahara Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang tahun 2019 yang saat ini bertugas sebagai Penata Keuangan pada Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pangkalpinang, Zuhara Mandasari mengikuti prosesi wisuda drive thru (peserta wisuda menggunakan kendaraan roda dua atau lebih) Program Pasca Sarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddiq (SAS) Bangka Belitung yang digelar di Kampus Hijau IAIN SAS Babel, Selasa (22/9/2020).

Prosesi wisuda ini digelar sebagai satu bentuk langkah pencegahan penyebaran Covid-19 tersebut, dijalankan seperti layanan drive thru di restoran cepat saji, dimana pembeli bisa memesan makanan tanpa harus turun dari kendaraan.

Rara, panggilan akrab Zuhara menceritakan, sebelum memasuki areal kampus, ia bersama rekan-rekan wisudawan/wisudawati lainnya beserta pendamping, harus melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan oleh para petugas keamanan dan pihak Kepolisian. Setelah dinyatakan sehat dan suhu badan relatif normal, baru kemudian mereka diperolehkan masuk kedalam areal kampus dengan kendaraannya sesuai dengan nomor antrean wisuda yang telah ditetapkan oleh panitia.

"Setelah nomor antrean dan nama masing-masing dipanggil, kami (peserta wisuda--red) pun turun dari kendaraan untuk memasuki panggung kehormatan guna mengikuti prosesi pemindahan kuncir toga oleh Rektor IAIN SAS Babel, Dr Zayadi. Setelah itu, kami pun dipersilakan untuk naik kembali ke kendaraan dan meninggalkan area panggung kehormatan," kata Rara dalam rilis kepada bangkapos.com.

Diakuinya, prosesi wisuda seperti ini baru pertama kali diikutinya. Ia pun merasa sangat terkesan dan menjadi momen yang tak kan pernah terlupakan seumur hidupnya.

"Prosesi wisuda ini merupakan solusi terbaik yang dihadirkan oleh pihak kampus bagi para wisudawan/ti yang menginginkan wisuda tetap dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19 ini," katanya.

Dengan metode ini, lanjutnya setidaknya dapat meminimalisir risiko terpapar Covid-19 bagi para peserta wisuda dan pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya.

Wisuda yang merupakan prosesi sakral yang ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa pun dapat terlaksana dengan baik tanpa mengurangi esensi dari wisuda tersebut.

"Prosesi wisuda ini merupakan solusi terbaik yang dihadirkan oleh pihak kampus bagi para wisudawan/ti yang menginginkan wisuda yang notabene merupakan salah satu momen bersejarah dalam hidupnya dapat tetap dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19 ini,"jelas Rara.

Terkait perasaannya setelah diwisuda dan resmi menyandang gelar Magister, ia pun merasa sangat bahagia dan bersyukur atas pencapaiannya tersebut.

Selain merupakan hasil kerja kerasnya sendiri, juga tak lepas dari doa dan dukungan dari orang tua, keluarga dan rekan-rekan yang selalu memberikan motivasi agar dirinya tetap semangat menyelesaikan studi S2-nya itu.

Ia pun berkomitmen untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatkan untuk orang banyak.

"Wisuda bukanlah tujuan akhir dari suatu pembelajaran, justru sebaliknya, wisuda adalah awal dari proses pembelajaran di masyarakat," tutur Rara.

(*)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Rusaidah
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved