Breaking News:

Pilkada Bangka Tengah 2020

KPU Bangka Tengah Sediakan Live Streaming Penentuan Nomor Urut Paslon

KPU Bangka Tengah menghindari kerumunan massa saat digelarnya kegiatan bersangkutan yang dikhawatirkan dapat memunculkan klaster baru penyebaran Covid

bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Komisioner KPU Bangka Tengah Divisi Perencanaan Data dan Informasi, M Panjitiana 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Tengah, Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Muhammad Panjitiana meminta para simpatisan dan kader partai politik tak hadir pada acara penetapan pasangan calon (paslon) serta penentuan nomor urut Pilkada Bangka Tengah 2020.

"Mohon kepada para pendukung, para simpatisan, para kader dan lainnya, terkait dengan pengundian nomor urut, dimohon untuk tidak hadir dalam kegiatan tersebut," tegasnya, Selasa (22/9/2020).

Permintaan itu, bukan tanpa alasan.

KPU Bangka Tengah menghindari kerumunan massa saat digelarnya kegiatan bersangkutan yang dikhawatirkan dapat memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19 di daerah.

Untuk itu, pihaknya sudah menyediakan fasilitas live streaming proses penentuan nomor urut paslon di medsos, seperti Facebook dan Youtube streaming.

Hal ini juga merupakan tindakan dukungan KPU Bangka Tengah, untuk mewujudkan pemilu yang transparan.

"Kita akan siaran langsung nantinya. Jadi, dimohon jangan datang pas kegiatan itu. Kita yakin, dan kita tetap transparan mengenai hal ini," katanya.

Sementara itu, mengenai undangan yang telah disediakan oleh pihaknya sendiri, diketahui, sesuai aturan harus dibatasi.

Namun, Komisioner KPU Bangka Tengah ini belum bisa memastikan kuota undangan yang dibolehkan hadir.

Dilanjutkannya, penentuan jumlah kuota undangan yang hadir, akan diketahui pada Rabu (23/9).

Sesuai usulan, direncanakan para undangan berikut bacalon, LO maupun anggota parpol pengusung dibatasi hanya 40 -50 orang

"Itu (40 -50 orang), baru rencana saja. Rencananya, masing-masing paslon berikut dengan parpol pengusungnya, 40 orang. Karena, mengingat protokol kesehatan yang harus kita terapkan," tutup Panji.
(bangkapos.com / Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved