Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Nita Kecewa BSU Belum Kunjung Diterima, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sebut Tunggu Saja!

Pencairan bantuan subsidi upah (BSU) atau subsidi untuk karyawan oleh pemerintah sudah memasuki proses penyaluran tahap keempat.

Penulis: Sela Agustika | Editor: Rusaidah
Tribunnews.com
Ilustrasi bantuan subsidi upah (BSU). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pencairan bantuan subsidi upah (BSU) atau subsidi untuk karyawan oleh pemerintah sudah memasuki proses penyaluran tahap keempat.

Belum kunjung cairnya BSU tersebut membuat beberapa pekerja kecewa dan bertanya-tanya terkait proses penyaluran yang tidak merata.

Nita, satu diantara pegawai swasta ini merasa kecewa, sebab pencairan bantuan subsidi upah (BSU) dari pemerintah ini belum kunjung diterimanya, sementara sebagian teman kerja sudah menerima BSU tersebut.

"Saya bingung penyalurannya gimana, teman saya yang baru tiga bulan kerja di tempat lain sudah mendaptkan BSI gelombang satu dan teman kantor saya yang juga baru bekerja baru-baru ini juga sudah dapat, tetapi hingga saat ini saya belum dapat entah kenapa," curhat Nita kepada bangkapos.com, Rabu (23/9/2020).

Dia berharap semoga BSU tersebut segera tersalurkan secara merata kepada semua penerima.

"Saya berharap semoga penyalurannya segera merata agar tidak ada pihak-pihak yang kecewa," tutur Nita.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Tio. Sejak adanya penyaluran BSU dirinya selalu mengecek m-Banking.

"Sudah berulang-ulang kali saya cek m-Banking tetapi tetap saja saldonya tidak bertambah, sementara teman saya sudah ada yang terima BSU ini," ujar Tio.

"Semoga BSU ini segera cair dengan merata," harapnya.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang, Y Aris Daryanto saat dikonfirmasi terkait penyaluran BSU mengatakan bahwa pihaknya hanya menyajikan data pekerja yang tergabung di BPJS Ketenagakerjaan dan kemudian diserahkan ke Kementerian.

"BSU ini adalah program pemerintah dalam rangka adanya pandemi, dalam hal ini pemerintah sudah banyak memberi bantuan salah satunya BSU yang diberikan kepada pekerja yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Fungsinya kita disini hanya menyajikan data saja, setelah data disajikan dan kita serahkan ke Kementerian pusat yang kemudian dilakukan validasi," jelas Aris.

"Jadi kita disini perannya hanya menyajikan data, sementara yang memvalidasi, menetapkan dan menyalurkan BSU ini pemerintah," tambahnya.

Sementara itu, saat ditanya terkait jumlah penerima BSU di Bangka Belitung, pihaknya juga tidak mengetahui.

"Masalah yang sudah dapat atau belum ini kita ini juga tidak tau ada berapa. Tentunya untuk penyaluran ini pasti bertahap karena memang jumlah penerimanya banyak. Untuk itu bagi yang sudah terima Alhamdulillah dan yang belum ditunggu, rezeki tidak lari kemana," tutur Aris.

Dia mengungkapkan beberapa persyaratan penerima BSU, diantarnya penerima upah di bawah Rp5 juta, aktif kartu Ketenagakerjaan sampai Juni 2020, warga Republik Indonesia yang dibuktikan NIK, dan punya rekening aktif sesuai identitas kartu pekerja.

(*)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved