Breaking News:

Berita Pangklapinang

Psikolog Sebut Pasangan Calon Pilkada Tentu Ingin Hasil yang Memuaskan

Siska Dwi Paramita mengatakan anggota dewan yang rela mengundurkan diri dan maju menjadi pasangan calon menginginkan hasil memuaskan dari pilkada.

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Rusaidah
DOK BANGKA POS
Siska Dwi Paramita, Psikolog. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Psikolog sekaligus Dosen Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) IAIN SAS Bangka Belitung, Siska Dwi Paramita mengatakan anggota dewan yang rela mengundurkan diri dan maju menjadi pasangan calon (paslon) tentunya menginginkan hasil yang memuaskan dari pilkada nantinya.

"Setiap individu punya tujuan yang ingin dicapai dan sukses dalam berkarir dan tentunya pencapaian ini akan diiringi dengan usaha serta doa," ujar Siska, Rabu (23/9/2020).

Lebih lanjut, ia mengatakan pada setiap pemilihan pasti akan ada suara terbanyak dan terendah serta tentu tiap paslon menyadari akan hal itu.

Sebagai seseorang yang nantinya akan menjadi wakil dari rakyatnya pastinya sudah melewati berbagai seleksi, satu diantara kesehatan jasmani dan rohani.

Bila kemungkinan terburuk tak menang saat pilkada, ada istilah post power syndrome yakni suatu kondisi kejiwaan yang terjadi pada orang yang kehilangan kekuasaan.

"Jika ditanyakan kepada saya apakah mereka akan mengalami post power syndrom hal itu tidak bisa diprediksi secara jelas karena memang hal-hal yang berkaitan psikologis tidak bisa dilihat dengan kasat mata. Beda halnya jika sakit fisik, kalau jadi pusing maka ia akan terlihat memijat-mijat kepalanya (ini yang saya maksud bisa jelas nampak atau bisa dilihat secara kasat mata)," jelas Siska.

Ia menambahkan post power syndrome biasanya akan banyak terjadi pada orang-orang yang memasuki masa purnatugas tapi tentu tidak semua orang mengalami hal diatas.

Ini juga dikarenakan yang tadinya mereka aktif bekerja kemudian rutinitas itu menjadi tidak dilakukan lagi karena sudah pensiun.

"Terhindar dari hal itu bisa dengan cari kegiatan baru yang positif dan menyenangkan untuk menyibukkan diri, manfaatkan quality time bersama orang-orang terdekat, tetap berpikir positif dan membangun mood bahagia, lebih membuka diri dan menerima keadaan," tutur Siska.

(*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved