Breaking News:

Berita Pangkalpinang

ESDM Babel Sebut Ekspor 350 Ton Pasir Zirkon ke Thailand Telah Memiliki Persyaratan Lengkap

Terkait penerbitan surat keterangan produksi (SKP), kata Noprial, dilakukan oleh kantor cabang ESDM di Kabupaten Bangka.

Penulis: Riki Pratama
Editor: suhendri
Bangka Pos/Riki Pratama
Plt Kepala Dinas ESDM Babel, Amir Syahbana. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Amir Syahbana membenarkan adanya pengiriman pasir zirkon (zircon sand) dari Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, ke luar negeri pada 21 September 2020.

"Ya, ada kegiatan ekspor dengan tujuan Thailand. Persyaratannya lengkap," kata Amir saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Kamis (24/9/2020).

Ia menambahkan, berdasarkan laporan PT Bersahaja Berkat Sahabat Jaya, volume pasir zirkon yang diekspor tersebut sebanyak 350 ton.

Pengangkutannya menggunakan kapal Sindo Garuda Kencana SD Diamond.

"Tanggal pengiriman ekspor 21 September 2020, tujuan Thailand," ucap Amir.

Terpisah, Kepala Seksi Pengusahaan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan Dinas ESDM Provinsi Babel, Noprial Riady, mengatakan, PT Bersahaja Berkat Sahabat Jaya memiliki izin usaha pertambangan khusus (IUPK) yang terbit tahun 2019.

"Kalau dari sisi izin usaha pertambangan, ia mempunyai IUP khusus untuk pengelolaan zirkon," ujar Noprial.

"Jadi, terakhir kami pernah ke sana memang mereka ingin ekspor, dan dia harus ada batasan minimum sebelum ekspor. Untuk mengetahui batasan minimum itu, kalau kami tidak ada perangkatnya, harus bekerja sama dengan Sucofindo," lanjutnya.

Terkait penerbitan surat keterangan produksi (SKP), kata Noprial, dilakukan oleh kantor cabang ESDM di Kabupaten Bangka.

"Itu ranahnya kantor cabang dinas ESDM Kabupaten Bangka menerbitkan SKP serta koordinasi terkait batasan minimum apakah sudah memenuhi. Sementara, untuk syarat ekspor intinya harus bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan," tuturnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved