Breaking News:

Harta Ketua KPK Rp18 Miliar, Gaya Hidup Mewah, Melanggar Kode Etik Hukumannya Sangat Ringan

Harga yang dimiliki Ketua KPK, Firli Bahuri sebesar Rp18 Miliar, naik helikopter Palembang-Baturaja melanggar kode etik dijatuhi hukuman sangat ringan

Penulis: Hendra (CC) | Editor: Hendra
(Dokumentasi/MAKI)
Ketua KPK Firli Bahuri menumpangi helikopter dalam perjalanannya di Sumatera Selatan, Sabtu (20/6/2020). 

BANGKAPOS.COM - Dewan Pengawas (Dewas) KPK menyatakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Firli Bahuri melanggar kode etik mengenai gaya hidup mewah oleh pada Kamis (24/9/2020).

Dia diketahui, Firli menggunakan helikoper milik perusahaan swasta dalam perjalanan pribadi dari Palembang ke Baturaja.

Hal tersebut mengemuka usai penggunaan helikopter tersebut diadukan oleh Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) ke Dewas KPK.

Dari sidang etik, Firli dijatuhi sanksi ringan berupa teguran tertulis 2.

Dewas KPK menilai Firli terbukti melanggar Pasal 4 Ayat (1) huruf n dan Pasal 8 Ayat (1) huruf f Peraturan Dewan Pengawas KPK Nomor 02 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

Baca Juga: 

 Febri Mengundurkan Diri dari KPK, Novel: Orang Terbaik Satu per Satu Keluar, Tidak Ada Harapan

 Inilah Daftar Nama-Nama dan Foto Lengkap Peserta Pilkada Serentak 4 Kabupaten di Bangka Belitung

 Raja Salman Izinkan Lagi Umrah, Indonesia Prioritaskan Jemaah yang Ini Dulu

Menanggapi hal itu, peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM, Zaenur Rohman mengungkapkan, sanksi yang diberikan kepada Firli sangat ringan.

"Itu (putusan Dewas) sangat lembek, sangat ringan," ujar Zaenur kepada Kompas.com, Kamis (24/9/2020).

Gaya hidup mewah

Ia menjelaskan, Firli seharusnya mendapatkan sanksi yang lebih berat lantaran melakukan gaya hidup mewah.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved