Breaking News:

Buruan, PT Taspen Buka Puluhan Lowongan untuk D3 dan S1, Ini Posisinya

PT Taspen (Persero) membuka lowongan untuk lulusan Diploma (D3) hingga Sarjana (S1) dari berbagai

Dok. Taspen
Logo baru Taspen. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA-Bagi Anda yang berminat berkarier di BUMN jangan lewatkan kesempatan emas ini.

PT Taspen (Persero) membuka lowongan untuk lulusan Diploma (D3) hingga Sarjana (S1) dari berbagai jurusan.

Mengutip dari situs resminya, Kamis (24/9/2020), ada 21 posisi yang ditawarkan ke pelamar.

Mulai dari posisi General Management Trainee, Actuary Officer, Investment Officer, Finance & Invesment Risk Management Officer, Operational Risk Management Officer, Data Analyst, Mobile Developer, Database Enginer dan banyak lainnya. Untuk persyaratannya berbeda-beda setiap posisi.

Misalnya saja untuk posisi General Management Trainee ditawarkan untuk lulusan S1 dari berbagai jurusan, memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00, usia maksimal 27 tahun, memiliki skor TOEFL (diterbitkan oleh lembaga kursus/pendidikan) minimum 500 dan bersedia menjalani ikatan dinas selama 5 tahun terhitung sejak mengikuti orientation training (OT).

Untuk posisi Actuary Officer harus memiliki pendidikan minimal Sarjana (S1) dari jurusan Aktuaria, Matematika atau Statistika, memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00, usia maksimal 29 tahun dan telah lulus minimal 3 modul ujian profesi Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) untuk mendapatkan sertifikasi Associate Societies Actuary Indonesia (ASAI) dari PAI.

Lalu untuk posisi Investment Officer harus memiliki pendidikan minimal Sarjana (S1) dari jurusan Ilmu Ekonomi, Manajemen Keuangan, Akuntansi, Matematika, Statistik, memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum 3,00, usia maksimal 29 tahun dan memiliki sertifikasi Wakil Manajer Investasi (WMI) atau Wakil Perantara Perdagangan Efek (WPPE).

Apabila para peserta tertarik ingin bergabung dan ingin melihat informasi selengkapnya bisa mengakses informasinya melalui website Taspen.

1. Pelamar wajib mem-follow akun Instagram @taspen.kita, twitter @taspenkita, facebook @officialtaspen, serta men-subscribe akun youtube taspen

2. Pelamar hanya dapat melamar melalui situs web https://rekrutmen.taspen.co.iddengan mengikuti petunjuk pendaftaran. Tidak ada jalur lain yang digunakan untuk pengiriman lamaran.

3. Pelamar wajib memiliki alamat e-mail pribadi dan nomor telepon seluler yang masih aktif untuk dapat mengikuti proses seleksi ini. Tidak ada layanan untuk perubahan/ koreksi alamat e-mail dan nomor telepon seluler yang telah diinput oleh pelamar.

4.Pelamar dilarang menggunakan alamat e-mail milik orang lain dalam proses pendaftaran.

5.Pelamar diwajibkan menyiapkan soft file pas foto terbaru (maksimum 3 bulan terakhir), format JPG dengan ukuran file maksimum 100kb.

6.Untuk memudahkan registrasi online, persiapkan terlebih dahulu beberapa dokumen ini.

Data dan soft file (dengan format JPG, masing-masing file/ dokumen berukuran maksimum 100kb untuk E-KTP/Surat Keterangan Perekaman E-KTP Asli dan berukuran maksimum 500kb untuk lainnya) dari dokumen tersebut diperlukan untuk melengkapi form registrasi unggah dokumen sebagai berikut:

1. Foto Seluruh Badan (khusus pelamar Customer Service dan Sekretaris Direksi)
2. E-KTP/Surat Keterangan Perekaman E-KTP
3. Ijazah/SKL
4. Transkrip Nilai, SKHUN/SKHUS (khusus pelamar Staf Admin)
5. Sertifikat Prestasi/Organisasi akademik/olahraga/seni yang diakui (bagi yang mempunyai)
6. Surat Keterangan Kerja dari Perusahaan (bagi yang sudah bekerja)
7. Surat Pernyataan (format dapat diunduh saat Anda berhasil mendaftar)
8. Sertifikasi Keahlian

PT TASPEN (Persero) atau Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun bagi ASN dan Pejabat Negara.

PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau disingkat PT TASPEN (PERSERO) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan panjang sejarah abdi Negara di Indonesia atas peran yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia dalam menyelenggarakan Program Asuransi Sosial Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terdiri dari Program Pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tabungan Hari Tua (THT) dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan Pegawai Negeri pada saat memasuki usia pensiun.

Berawal dari Konferensi Kesejahteraan Pegawai Negeri yang diselenggarakan pada tanggal 25-26 Juli 1960 di Jakaa yang menghasilkan Keputusan Menteri Peama RI Nomor 388/MP/1960 tanggal 25 Agustus 1960.

Dalam Keputusan tersebut, Pemerintah menetapkan pentingnya pembentukan jaminan sosial sebagai bekal bagi Pegawai Negeri dan keluarganya di masa purna bakti. Kemudian pada tanggal 17 April 1963, Pemerintah mendirikan Perusahaan Negara Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (PN TASPEN) melalui Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1963.

Pembentukan Program Tabungan Hari Tua Pegawai Negeri ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah No 9 tahun 1963 tentang Pembelanjaan Pegawai Negeri dan Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 1963 tentang Tabungan Asuransi dan Pegawai negeri.

Seiring dengan adanya peningkatan jumlah Pegawai Negeri dan semakin luasnya cakupan layanan, pada tanggal 18 November 1970 melalui Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor Kep.749/MK/IV/11/1970 PN TASPEN beransformasi menjadi Perusahaan Umum.

Peningkatan status dari Perusahaan Umum menjadi Perseroan dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI Nomor 26 Tahun 1981 dan disahkan dengan Akta Notaris Imas Fatimah Nomor: 4 tanggal 4 Januari 1982 dengan nama PT TASPEN (PERSERO) yang menyelenggarakan Program Tabungan Hari Tua dan Program Pensiun.

Sebagai tindak lanjut amanat Peraturan Pemerintah RI Nomor 25 Tahun 1981, pada tanggal 22 September 1986 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 822/KMK.03/1986 tanggal 22 September 1986 dan Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor: 842.1-841 tanggal 13 Oktober 1986 tentang penugasan pembayaran pensiun di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur terhitung 1 Januari 1987.

Dilanjutkan untuk wilayah Sumatera pada tanggal 1Januari 1988 berdasarkan Keputusan Menteri Nomor: 702/KMK.03/1987 tanggal 31 Oktober 1987 dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 842.1-1402/PUOD tanggal 14 November 1987 kemudian berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor : 812/KMK.03/1988 dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 842.1-755 pada tanggal 23 Agustus 1988, Perseroan menyelenggarakan pembayaran pensiun untuk Wilayah Jawa sea Madura terhitung mulai tanggal 1 Januari 1989.

Bagi wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Irian Jaya dan Timor-timur terhitung 1 April 1990 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 79/ KMK.03/1990 tanggal 22 januari 1990 dan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor: 842.1-099 tanggal 12 februari 1990, sehingga pelaksanaan pembayaran pensiun Pegawai Negeri secara nasional telah terlaksana pada 1 April 1990 hingga saat ini.

Pada tahun 2014, dalam rangka memfokuskan diri sebagai perusahaan yang melayani jaminan sosial bagi Aparatur Sipil Negara berdasarkan Pasal 92 ayat (4) dan Pasal 107 Undang- undang nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2015 tanggal 16 September 2015 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara yang kemudian telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2017 tanggal 29 Desember 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2015 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara.

Oleh karena itu, PT TASPEN (PERSERO) dipercaya untuk mengelola Program Asuransi Sosial yaitu Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) terhitung mulai 1 Juli 2015.

Dengan pengalaman yang sudah terbukti dalam memberikan pelayanan program asuransi sosial bagi ASN dan Pejabat Negara dan lebih memberikan layanan yang terbaik bagi Peserta, TASPEN melakukan pembenahan dan mendekatkan diri kepada Peserta melalui 57 Kantor Cabang yang tersebar di Seluruh Indonesia terdiri dari 6 Kantor Cabang Utama, 7 Kantor Cabang tipe A, 14 Kantor Cabang tipe B, 19 Kantor Cabang tipe C dan 11 Kantor Cabang tipe D.

Sebagai salah satu instansi pelayanan publik, TASPEN berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan layanan bagi Aparatur Sipil Negara dan Pejabat Negara melalui berbagai macam inovasi, mulai dari digital-based service, layanan klaim otomatis, layanan kunjungan nasabah hingga layanan klaim satu jam yang telah memperoleh seikasi ISO 9001: 2015.

Hal ini merupakan komitmen Perseroan untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna tercapainya kesejahteraan Aparatur Sipil Negara yang berkelanjutan.

Pada tanggal 31 Desember 2018, terdapat 5 lembaga yang bekerjasama dalam menggunakan database Perusahaan sebagai pusat informasi ASN.

Lembaga-lembaga yang bekerjasama dengan Perusahaan yaitu Badan Peimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (BAPERTARUM), Kementerian Perhubungan (KEMENHUB), Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI), Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara antara PT TASPEN (PERSERO) dengan Mahkamah Agung Republik Indonesia tentang sinergi layanan berbasis elektronik bagi Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Mahkamah Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian PAN dan RB, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Sekretariat Negara.

Penulis: Iwan Satriawan (Wan) CC
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved