Breaking News:

Berita Kriminalitas

Pangkalpinang Rawan Narkoba, BNNK Musnahkan Sabu 204 Gram dan Ganja 50 Gram

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pangkalpinang, menggelar pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 204 gram

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Pemusnahan barang bukti sabu dan ganja oleh BNNK Pangkalpinang, Jum'at (25/09/2020). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pangkalpinang, menggelar pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 204 gram dan ganja seberat 50 gram, Jumat (25/09/2020).

Dipimpin Kepala BNNK Pangkalpinang AKBP Ichlas Gunawan, melakukan pemusnahan barang bukti dengan menggunakan tiga unit blender.

Selain itu dari barang bukti tersebut didapatkan dari tiga tersangka berinisial A, C dan D yang diketahui sama-sama merupakan warga Kota Pangkalpinang.

"Narkoba ini sangat jahat apabila kita tidak bisa menghentikan narkoba, maka kita akan dihentikan oleh narkoba. Ini peredaran sudah yang kedua kali, karena Pangkalpinang itu rawan karena ini kota jadi peredarannya bisa berputar disini," ungkap Ichlas Gunawan.

Pemusnahan barang bukti sabu dan ganja oleh BNNK Pangkalpinang, Jum'at (25/09/2020).
Pemusnahan barang bukti sabu dan ganja oleh BNNK Pangkalpinang, Jum'at (25/09/2020). (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Tak hanya barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja saja dalam penangkapan yang dilakukan pada Selasa (1/9/2020), namun pada penangkapan tersebut juga ditemukan barang bukti lain yakni satu unit mobil dan uang sebesar Rp 39,95 juta.

"Ada tiga tempat kejadian perkara (TKP) pertama di BTC, lalu Pasir Putih dan terakhir kos-kosan di Semabung. C dan A kami tangkap di depan BTC lalu kami mendalami karena tau akan ada transaksi, lalu kami mendapatkan tersangka ketiga D dan kami menemukan Rp 39,95 juta. Kami menemukan sabu lalu kami melanjutkan ke Semabung dengan barang bukti ini ada yang lolos karena sudah laku terjual," beber Ichlas.

Sementara itu untuk barang bukti narkotika, diketahui barang haram tersebut didapatkan tersangka D dari luar daerah Bangka Belitung.

"Mereka ini pemain baru jadi bukan residivis, tapi dari gelagatnya ini merupakan yang kedua kalinya melakukan peredaran. Kalau barang ini merupakan barang dari luar jadi D terima barang dari luar, terus pembelinya A dan C ini beli pakai duit barang bukti itu," ucapnya.

Atas keberhasilan pengungkapan narkotika khususnya di Kota Pangkalpinang, Ichlas Gunawan mengungkapkan setidaknya sudah menyelamatkan warga Kota Pangkalpinang dari penyalahgunaan narkotika.

"Banyak orang yang bisa kita selamatkan kalau 1 gram saja bisa dipakai lima sampai tujuh orang yang makai, jadi bisa saja sekitar 500 orang untuk ini bisa kita selamatkan dari bahaya narkotika ini," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved