Breaking News:

Lulusan S1 Pakar IT Jadi Pembunuh Profesional Karena Dendam, Suap Polisi Rp10 Miliar Agar Bebas

Srivastava yang adalah pakar IT dan mahir berbahasa Inggris itu terjun ke dunia gelap untuk membalaskan kematian ayahnya

Editor: Hendra
Istimewa
Ilustrasi 

"Kami menginterogasi si pembunuh, di mana dia mengaku sudah terlibat dalam banyak kasus kejahatan," jelas Petugas Sharma.

Penegak hukum menyatakan, Srivastava yang adalah pakar IT dan mahir berbahasa Inggris itu terjun ke dunia gelap untuk membalaskan kematian ayahnya, Lalan Srivastava.

Lalan, yang adalah seorang politisi India, terbunuh pada 2002.

Jadi, Srivastava atau Amit berkeliling untuk menemukan para pembunuh ayahnya.

Aparat mengungkapkan bahwa Srivastava melakukan pembunuhan dengan cara kejam, di mana dia pernah menembakkan 32 peluru ke pembunuh ayahnya.

Kemudian, dia juga pernah duduk di atas jenazah korbannya selama tiga jam, di mana setiap lima menit dia akan menembak.

"Sejauh ini sejak 2003, dia mengaku sudah melakukan 20 pembunuhan tanpa menunjukkan rasa ampun sedikit pun," jelas polisi senior.

Ditembak 32 kali

Srivastava disebut menuntaskan pendidikan S2-nya di jurusan Aplikasi Komputer di Universitas Jamia Milia Islamia, kampus bergengsi di New Delhi.

Berdasarkan keterangan si pembunuh berantai, hidupnya sebagai pakar IT berjalan begitu baik hingga sang ayah menjadi korban pembunuhan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved