Breaking News:

Contoh Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Kirim Via WhatsApp, Instagram dan Facebook

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Adapun Hari Kesaktian Pancasila di tahun ini jatuh pada Kamis (1/10/2020).

Tribunnews.com
Monumen Kesaktian Pancasila.Hari Kesaktian Pancasila kali ini jatuh pada Kamis (1/10/2020). Simak kumpulan ucapan selamat dan cerita asal usul berikut ini. 

17. Selamat Hari Kesaktian Pancasila
Kobarkan semangat revolusi
Kibarkan bendera Merah Putih
Kembalikan kedaulatan pancasila

18. Mari perkokoh persatuan dan kesatuan bangsa untuk Indonesia yang lebih baik dimasa yang akan datang. Selamat memperingati hari Kesaktian Pancasila 01 Oktober 2020.

19. Itulah beberapa kata ucapan untuk memperingati hari Kesaktian Pancasila. Jika sobat memiliki ungkapan yang lebih semanggat bisa berbagi di Kolom komentar. Semangat perjuangan kita belum berakhir. Terus kobarkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa, jangan sampai oknum yang ingin menghancurkan persatuan bangsa berkembang di negri ini.

Nah, tinggal pilih ucapan selamat Hari Kesaktian Pancasila 2020 yang sesuai dengan Anda.

Asal usul Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober

Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila. Dua hari bersejarah di Indonesia diperingati terpisah.

Sepeda Treadmill Milik Sulaji ini Ditonton Jutaan Kali, Videonya Viral, Ini Aksi di TikTok

Hari Kesaktian Pancasila diperingati tiap 1 Oktober. Sementara Hari Lahir Pancasila diperingati tiap 1 Juni.

Banyak yang menduga jika tanggal 1 Juni adalah Hari Kesaktian Pancasila, meski sebenarnya diperingati Hari Lahir Pancasila.

Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila berbeda.

Hari Kesaktian Pancasila diperingati 1 Oktober dan Hari Lahir Pancasila diperingati 1 Juni.

Sebenarnya kedua hari peringatan terhadap lambang negara itu berbeda makna.

Dilansir TribunJogja.com, Hari Kesaktian Pancasila lebih berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI yang terjadi 30 September 1965.

Pada tanggal 30 September 1965, terjadi insiden yang dinamakan Gerakan 30 September (G30S).

Insiden ini masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan akademisi mengenai siapa penggiatnya dan apa motif di belakangnya, seperti dilansir dari Wikipedia.

Curhat Dokter Faisal dan Suster Fira ke Presiden Jokowi, dari Terkena Corona Hingga Pasien Ketakutan

Akan tetapi otoritas militer dan kelompok keagamaan terbesar saat itu menyebarkan kabar bahwa insiden tersebut merupakan usaha Partai Komunis Indonesia (PKI).

Usaha PKI mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis, untuk membubarkan PKI, dan membenarkan peristiwa pembantaian di Indonesia pada periode 1965–1966.

Pada hari itu, enam jenderal dan 1 kapten serta beberapa orang lainnya dibunuh oleh oknum-oknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta.

Gejolak yang timbul akibat G30S pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia.

Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September G30S dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Dikutip dari laman TribunJatim.com, Soeharto mengadakan apel bersama pasukan militer satu hari setelah peristiwa G30S, yakni pada 1 Oktober 1965.

Saat itulah Soeharto menetapkan Hari Kesaktian Pancasila dengan mengkampanyekan pelaksanaan Pancasila dan Undang-undang 1945 di Indonesia secara murni dan konsekuen.

Terungkap, DN Aidit Ternyata Bukanlah Apa-Apa, Inilah Sosok Dalang PKI di Indonesia, Baru Terbongkar

Beda Hari Lahir Pancasila

Nah, berbeda dengan Hari Kesaktian Pancasila, Hari Lahirnya Pancasila merupakan peringatan cikal bakal Pancasila dijadikan lambang negara.

Mulai tahun 2017, Hari Lahir Pancasila ditetapkan sebagai hari libur nasional menurut Keppres Nomor 24 Tahun 2016.

Lahirnya Pancasila adalah judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (bahasa Indonesia: "Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan") pada tanggal 1 Juni 1945, seperti dikutip dari Wikipedia.

Dalam pidato inilah konsep dan rumusan awal "Pancasila" pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia merdeka.

Pidato ini pada awalnya disampaikan oleh Soekarno secara aklamasi tanpa judul.

Pidato tersebut baru mendapat sebutan "Lahirnya Pancasila" oleh mantan Ketua BPUPK Dr Radjiman Wedyodiningrat.

Nama Suami Nagita Mendadak Trending, Ajakan Siwon ke Raffi Disorot Imbas Pertanyaan Ranty Maria

Anggota Dewan Ini Langsung Nyosor ke Arah Dada, Mendadak Peloroti Baju Pacarnya saat Rapat Online

Sebutan tersebut dalam kata pengantar buku yang berisi pidato yang kemudian dibukukan oleh BPUPK tersebut.

Sejak tahun 2017, hari tersebut resmi menjadi hari libur nasional.

(*)

Sebagian artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Asal Usul Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Kaitan G30S/PKI, Bedanya Hari Lahir Pancasila 1 Juni dan juga telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul UCAPAN Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2020 di Facebook Hingga Instagram, Cerita Asal Usul

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved