Siapa Jenderal TNI AH Nasution yang Selamat dari G30S/PKI? Berikut Profil dan Karier Militernya
Jenderal TNI Abdul Haris Nasution selamat dari G30S/PKI. Padahal dia adalah satu di antara target G30S/PKI. Siapa dan seperti apa karier militernya?
Penghargaan
Gelar Doktor Honoris Causa:
- Universitas Pajajaran
- Universitas Islam Sumatera Utara
Bintang-bintang dan tanda kehormatan dari Indonesia:
- Bintang Republik Indonesia Klas III dan II
- Bintang Maha Putera Klas II
- Bintang Sakti
- Bintang Darma
- Bintang Gerilya
- Bintang Sewindu
- Satyalencana Kesetiaan
- Satyalencana Jasa-Darma Angkatan Laut
- Satyalencana Aksi Militer I
- Satyalencana Aksi Militer II
- Satyalencana Gerakan Operasi Militer I
- Satyalencana Gerakan Operasi Militer II
- Satyalencana Gerakan Operasi Militer III
- Satyalencana Gerakan Operasi Militer IV
- Satyalencana Kemerdekaan
- Satyalencana Satya Darma
- Satyalencana Dharma Pembebasan irian Barat
- Satyalencana Dharma Dwikora
- Satyalencana Penegak (Operasi Penumpasan G.30.S/PKI)
Bintang tanda kehormatan dari Negara-negara Asing:
- Bintang Gajah Putih dari Kerajaan Muangthai
- Bintang Bendera Yugoslavia Klas I
- Bintang Republik tertinggi dari Republik Persatuan Arab (RPA) (Grand Gordon of the Order of the U.A.R)
- Bintang Militer Klas I Yugolasvia
- Bintang Kehormatan dari Presiden Filipina (1963)
- Bintang Jasa dari Republik Federasi Jerman (1963)
- Bintang Datu Sikatema dari Philipina (1967)
- Bintang Tertinggi Trimurti dari Ethiopia (1968)
- Grootkruis Oranye Nassau dari Negeri Belanda.
Lencana Kehormatan:
- Korps Kapal Selam Angkatan Laut Republik Indonesia
- Korps Kapal Selam Amerika Serikat
- Korps Kapal Selam Uni Soviet
- Sekolah Artileri dan Missile di Amerika
- Frunze Akademi Uni Soviet
- Divisi I Jerman
- Korps Berlapis Baja Jerman
- Akademi Angkatan Udara Republik Persatuan Arab (Mesir-Suriah)
- Korps Kavaleri TNI-Angkatan Darat
Selain penghargaan di atas, Abdul Haris Nasution memperoleh Pangkat Kehormatan Jenderal Besar TNI.
Penganugerahan pangkat Jenderal Besar TNI kehormatan kepada Abdul Haris Nasution didasarkan pada Keppres No.46/ABRI/1997, tanggal 30 September 1997.
Pangkat tersebut diberikan atas jasa Abdul Haris Nasution, baik di bidang militer ataupun non militer.
Abdul Haris Nasution wafat di Jakarta pada tanggal 6 September 2000 karena sakit.
Atas jasa yang ia berikan, Pemerintah Indonesia memberikan gelar Pahlawan Nasional sesuai Keputusan Presiden No.073/TK/Tahun 2002, tanggal 6 November 2002.(*)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Profil dan Biodata Jenderal TNI AH Nasution Korban Selamat dari G30S/PKI, Karier Militernya Moncer
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/jenderal-besar-soeharto-berbincang-dengan-jenderal-besar-ah-nasution_20170410_073557.jpg)