Breaking News:

Berita Belitung

Desa Pulau Gersik Belitung Terancam Abrasi, 3 Tahun Silam Sembilan Rumah Hanyut Diterjang Gelombang

Desa Pulau Gersik merupakan desa kepulauan di wilayah Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung terancam abrasi

posbelitung.co/Dede Suhendar
Kondisi rumah warga di RT 02, Dusun I, Desa Pulau Gersik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung pasca diterjang gelombang 2017 silam, Selasa (29/9/2020). 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Desa Pulau Gersik merupakan desa kepulauan di wilayah Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung yang terletak puluhan mil laut dari Kota Tanjungpandan.

Kondisi geografis yang berdampingan langsung dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) bergelombang besar membuat desa di tengah laut itu terancam abrasi.

Tahun 2017 silam sekitar November menjadi bencana bagi warga setempat khususnya wilayah RT 02, Dusun I.

Angin barat daya mendatangkan gelombang besar yang menghantam pesisir hingga menghanyutkan sembilan rumah.

Di antaranya rumah Ketua RT 02 Hamsah (53) yang tidak bisa diselamatkan.

"Rumah saya habis semua tidak ada yang bisa diselamatkan. Di RT 02 itu ada tiga rumah yang hanyut kalau yang lain cuma rusak," ujar Hamsah saat ditemui posbelitung.co, Selasa (29/9/2020).

Pekerjaan Suami Baru Meggy Wulandari Tak Sembarangan, Sempat Dibandingkan dengan Kiwil

Zodiak Besok Kamis 1 Oktober 2020: Pisces Bertemu Seseorang, Taurus Tahan Emosi

10 Pahlawan Revolusi yang Gugur oleh G30S/PKI, Lengkap dengan Pangkat dan Jabatannya

Kondisi rumah warga di RT 02, Dusun I, Desa Pulau Gersik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung pasca diterjang gelombang 2017 silam, Selasa (29/9/2020).
Kondisi rumah warga di RT 02, Dusun I, Desa Pulau Gersik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung pasca diterjang gelombang 2017 silam, Selasa (29/9/2020). (posbelitung.co/Dede Suhendar)

Ia bersama keluarganya hanya bisa pasrah ketika ombak besar datang sekitar pukul 21.30 WIB yang menyapu bersih rumahnya.

Namun Hamsah masih bisa menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.

Berbeda dengan tetangganya yang kebetulan tidak berada di rumah yang harus merelakan rumah lengkap beserta isinya tersapu gelombang.

"Anak-anak juga nangis waktu itu melihat rumah hanyut," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Ardhina Trisila Sakti (CC)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved