Breaking News:

Berita Bangka Barat

Merasa Resah, Nelayan Gelar Audiensi Tolak Aktivitas TI Bembang Jebus

Diakuinya, aktivitas tersebut dinilai menggangu mata pencaharian nelayan, khususnya nelayan pesisir.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Ajie Gusti Prabowo
Bangka Pos/Anthoni Ramli
PERWAKILAN nelayan Pebuar, Airnyatoh, Rambat, dan Airlimau melakukan audiensi terkait penolakan aktivitas tambang di perairan Bembang, Desa Sungaibuluh, Kecamatan Jebus, Bangka Barat, Rabu (30/9/2020). 

Bahkan diakuinya, CV Antassalam telah mengirimkan permohonan sosialisasi serta dukungan masyarakat Desa Sungai Buluh untuk mengajukan aktivitas penambangan di wilayah tersebut.

"Untuk hal-hal yang menyangkut permasalahan pihak nelayan dari wilayah lain mungkin hari ini kami tampung dulu untuk disampaikan ke atasan agar diambil tindakan," pungkasnya.

Fokus Pilkada
Wakapolres Babar, Kompol Aan menyebut, pihak Polda telah meminta PT Timah Tbk, menghentikan aktivitas penambangan di Perairan Bembang, Desa Sungai Buluh.

"Masukan dari Polda menyampaikan kepada PT Timah Tbk kalau bisa dihentikan dahulu. Karena apa, fokus kami sekarang Pilkada. Tetapi kalau tidak salah kemarin SPK-nya sudah keluar sampai 13 November 2020, berarti dua bulan lagi. Untuk itu silakan cari solusinya," ujar Aan.

Aan juga meminta PT Timah Tbk, supaya menunda SPK mitra lainnya hingga masa Pilkada usai.
Sebab kata Aan, Pilkada tersebut menyangkut hajat hidup orang banyak.

"Bagi yang belum keluar SPK-nya dan bagi Polres yang melaksanakan Pilkada agar ditunda dulu sampai selesai masa Pilkada. karena itu lebih penting karena menyangkut hajat hidup orang banyak," tambahnya.

Aan tak ingin aksi perwakilan para nelayan ditunggangi kepentingan politik Pilkada.

Untuk itu menurutnya, jika tidak ada titik temu pada audensi ini, maka akan diambil alih pihak Polda.

"Tetapi yang jelas kita dari Polda meminta PT Timah Tbk untuk menghentikan aktivitas itu terlebih dahulu," tegas Aan. (Bangka Pos/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved