Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dinsos Minta Penghuni Kawasan Eks Lokalisasi Teluk Bayur Pulang ke Daerah Asal Secara Mandiri

Menurut Rika, pihaknya mengalami keterbatasan anggaran untuk memulangkan para wanita tersebut.

Bangkapos.com/Ira Kurniati
Kepala Dinsos Kota Pangkalpinang, Rika Komarina 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang Rika Komarina berharap, para wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) di kawasan eks lokalisasi Teluk Bayur, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, bisa segera pulang ke daerah asal secara mandiri.

Menurut Rika, pihaknya mengalami keterbatasan anggaran untuk memulangkan para wanita tersebut.

"Tugas dinsos pendataan, kemudian pada operasi kemarin dinsos membuat surat pernyataan. Terkait untuk penanganan, tidak ada anggaran mulai dari APBD induk maupun di perubahan. Karena anggaran kita fokus ke Covid-19, jadi tidak ada," katanya, Kamis (01/10/2020).

Sekadar diketahui, pihak Dinas Sosial Kota Pangkalpinang memberi waktu satu minggu bagi para wanita yang diduga sebagai PSK di kawasan eks lokalisasi Teluk Bayur untuk meninggalkan dan mengosongkan kawasan tersebut.

Jika hal itu tidak diindahkan, pihaknya akan memberikan sanksi sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Pangkalpinang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Prostitusi dan Perbuatan Asusila.

Pelanggar perda tersebut akan dipidana paling lama tiga bulan, atau pidana denda sebesar Rp 25 juta untuk PSK, dan untuk germo bakal dipidana paling lama enam bulan, atau pidana denda sebesar Rp 50 juta.

Sebelumnya, tim gabungan mengangkut ratusan perempuan dari kawasan eks lokalisasi Teluk Bayur, Sabtu (26/9) malam.

Para wanita ini terjaring operasi yustisi sekaligus kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) oleh tim gabungan dari Polres Pangkalpinang, Kodim 0413/Bangka, dan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Sebanyak 113 orang, terdiri atas 102 wanita yang diduga PSK dan 11 orang diduga muncikari, digelandang ke kantor Polres Pangkalpinang.

Mereka semua didata oleh Dinas Sosial Kota Pangkalpinang.

Pengelola tempat di kawasan eks lokalisasi Teluk Bayur diperintahkan untuk memulangkan para wanita tersebut ke daerah asal masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: suhendri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved