Breaking News:

Penanganan Covid 19

Disdikbud Kota Pangkalpinang Akhirnya Tunda Sekolah Tatap Muka

Kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah boleh dilaksanakan jika wilayah tersebut masih masuk dalam zona kuning.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: suhendri
Bangka Pos/Ira Kurniati
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi mengatakan, pihaknya terpaksa menunda pembukaan kembali sekolah tatap muka di jenjang SMP yang sedianya dimulai bulan ini. Menurut Eddy, penundaan dilakukan karena Pangkalpinang masuk ke dalam zona oranye Covid-19 sejak satu minggu terakhir.

"Karena sejak satu minggu terakhir ini Kota Pangkalpinang masuk zona orange terpaksa KBM (kegiatan belajar mengajar tatap muka--red) yang direncanakan buka Oktober ini kita tunda dahulu. Berdasarkan peraturan Kemendikbud memang yang berada di zona orange dan merah tidak diperbolehkan membuka KBM tatap muka," katanya kepada Bangkapos.com, Kamis (1/10/2020).

Padahal, lanjut Eddy, sebanyak 29 sekolah tingkat SMP negeri dan swasta di Pangkalpinang sudah siap menjalankan pembelajaran tatap muka di masa transisi ini.

"Semua perlengkapan sudah siap, tetapi untuk sementara kita tunda. Kita tunggu hasil minggu depan setelah 14 hari ini," ujarnya.

"Keinginan saya sebenarnya ingin sekolah ini buka kembali, tetapi kesehatan para siswa adalah kepentingan yang utama. Makanya kita terus mengevaluasi ini, tentu kita ambil keputusan yang terbaik untuk semua," kata Eddy.

Ia menyebutkan, kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah boleh dilaksanakan jika wilayah tersebut masih masuk dalam zona kuning.

"Kalau kemarin kita di zona kuning saya tetap berani buka sekolah, tetapi kalau sekarang terpaksa kita tunda sementara waktu. Kita tunggu sampai minggu depan, kalau sudah menurun dan berubah menjadi kuning lagi kita siap buka sekolah," tutur Eddy.

Sebelumnya diberitakan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi mengatakan, dirinya terus memantau situasi dan bekerja sama dengan tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 untuk membuka kembali sekolah tatap muka di jenjang SMP.

Hal itu disampaikan Eddy terkait langkah Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menutup kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di lima sekolah jenjang SMA/SMK di Kota Pangkalpinang.

Lima sekolah yang dimaksud adalah SMAN 1, SMAN 3, SMAN 4, SMKN 1, dan SMKN 5. Penutupan KBM tatap muka di sekolah-sekolah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di Pangkalpinang.

Menurut Eddy, selama Pangkalpinang masih berstatus zona kuning, dia tetap akan membuka kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah pada Oktober 2020.

"Kalau nanti tiba-tiba Oktober meningkat menjadi merah, baru kita stopkan. Ini tetap sesuai dengan aturan kementerian pendidikan, yang di zona kuning tetap boleh sekolah," katanya kepada Bangkapos.com, Rabu (23/9/2020) lalu. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved