Rabu, 15 April 2026

Berita Sungailiat

Bupati Mulkan Tegaskan Lokalisasi Sambung Giri Tidak Lagi Beroperasi

Penertiban itu sendiri dikatakan Bupati Bangka Mulkan telah dilakukan sejak awal masa penyebaran Virus Corona (Covid-19) lalu.

bangkapos.com
Bupati Bangka Mulkan menegaskan lokalisasi Sambung Giri sudah tidak lagi beroperasi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Keberadaan lokalisasi Sambung Giri di Kabupaten Bangka diyakini Bupati Bangka, Mulkan sudah tidak lagi beroperasi. Hal ini menyusul penertiban yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangka bersama unsur terkait lainnya beberapa waktu lalu.

Penertiban itu sendiri dikatakannya, telah dilakukan sejak awal masa penyebaran Virus Corona (Covid-19) lalu.

"Itu semuanya sudah kita kosongkan semua. Dan sampai hari ini, tidak kita izinkan untuk aktif kembali," jelasnya kepada bangkapos.com, Jumat (2/10/2020).

Ditanyai perihal sehubungan ditertibkannya penutupan lokalisasi Teluk Bayur, apakah ada kemungkinan penghuni di sana berpindah ke Kabupaten Bangka, khususnya di Sambung Giri, Mulkan menegaskan, hingga saat ini Pemkab Bangka terus melakukan razia rutin.

Razia rutin itu sendiri, satu di antaranya dalam mengantisipasi munculnya tempat atau lokalisasi baru di Kabupaten Bangka. Gelar razia ini, menurutnya terus digelar tim satgas Kabupaten Bangka, secara rutin.

"Jadi, hampir setiap hari, kita lakukan razia ke tempat yang dicuragai menjadi lokasi lokalisasi," terusnya.

Bupati Mulkan juga tidak memungkiri keinginannya untuk tidak memberikan ruang terjadinya tindakan prostitusi di daerah. Bahkan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka, diminta Mulkan untuk terus melakukan razia di tempat hiburan.

"Razia itu terus dilakukan oleh Satpol PP yang daripada ari satuan tugas kita. Untuk melakukan penertiban di tempat hiburan malam," tuturnya.

Sementara itu Kasatpol PP Kabupaten Bangka, Kusyono Aditama membenarkan sesuai instruksi Bupati Bangka Mulkan, pihaknya telah melakukan penertiban di lokalisasi Sambung Giri, Kecamatan Merawang.

"Beberapa waktu lalu, kan memang pernah kita tertibkan bersama dengan pihak Polda Bangka Belitung dan Polres Bangka serta TNI. Jadi sudah kita tertibkan," sebutnya.

Lebih lanjut, Kusyono juga menuturkan, mengantisipasi kembali datangnya penduduk baru, akibat penutupan lokalisasi Teluk Bayur, Kota Pangkalpinang, disebutkannya Satpol PP Kabupaten Bangka selalu rutin melakukan pemantauan.

Dilanjutkannya, pemantauan dilakukan dengan cara menggali informasi ke penduduk sekitar, seputar keadaan terkini di lingkungan mereka. Seperti misalnya, kedatangan penduduk baru di daerah tersebut.

"Kita konfirmasi ke masyarakat yang tinggal di sana. Di Sambung Giri itukan perkampungan. Jadi, kalau ada yang datang, kita dapat informasi, lalu kita datangi juga. Selain, patroli di setiap minggunya," tutup Kusyono.

(*)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved