Breaking News:

Bangka Barat Election

Harga Sawit Menurun, Petani Desa Sinar Sari Mengadu ke H Badri Syamsu

Calon Wakil Bupati Kabupaten Bangka Barat, H Badri Syamsu mendapatkan aduan dari para petani yang mengeluhkan harga tandan buah segar (TBS)

Penulis: iklan bangkapos | Editor: Iwan Satriawan
ist
Harga Sawit Menurun, Petani Desa Sinar Sari Mengadu ke H Badri Syamsu 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Calon Wakil Bupati Kabupaten Bangka Barat, H Badri Syamsu mendapatkan aduan dari para petani yang mengeluhkan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terus merosot.

Hal ini menyebabkan seluruh petani terancam merugi.

Petani Desa Sinar Sari, Kecamatan Kelapa, Sinkom (48 tahun) mengatakan, selama menjabat sebagai anggota dewan tiga periode,

Badri sangat memperdulikan nasib para petani. Berbagai bantuan pun telah diberikannya untuk meningkatkan produktivitas hasil panen.

"Kami sebagai petani tengah menjerit harga TBS yang sangat rendah, mohon untuk diawasi dan ditingkatkan lagi agar tidak merugi," kata Sinkom Jumat (2/10/2020).

Menurut dia, saat ini harga TBS per kilogram hanya sebesar Rp 1.400 - Rp 1.500. Padahal, idealnya harga TBS terendah mencapai Rp 2.000 per kilogram. Kondisi ini membuat sebagian besar petani mengalami kesulitan.

Terlebih lagi, sawit merupakan komoditas andalan warga Kabupaten Bangka Barat. Sehingga banyak orang yang menggantungkan hidup pada sektor ini dan membutuhkan perhatian serius daru pemerintah.

"Kami percaya beliau (Badri Syamsu) mampu memperbaiki harga TBS karena selama menjadi anggota DPRD petani-petani di sini sangat merasakan kinerjanya yang bisa meningkatkan kesejahteraan," kata dia.

Sementara itu, Badri Syamsu menjelaskan upayanya untuk memperbaiki haga TBS yakni dengan cara memberikan bantuan berupa bibit dan pupuk murah.

Selain itu, pihaknya juga akan memperbaiki industri hilir kelapa sawit yang akan mendorong serapan TBS.

Ditambah lagi dengan adanya investasi pabrik crude palm oil (CPO) yang akan memproduksi minyak goreng berskala internasional diperkirakan dapat menjaga harga TBS.

Dengan nilai investasi mencapai Rp 1 triliun, pembangunan pabrik diperkirakan akan direalisasikan dalam waktu dekat.

"Tentunya sebagai salah satu sektor ekonomi yang menjadi andalan hampir semua masyarakat, masa depan petani sawit akan menjadi prioritas kami. Upaya konkret ini untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Sebagai informasi, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bangka Barat tahun 2020 PDI Perjuangan mengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati Markus dan H. Badri Syamsu yang merupakan petahana. Mereka mendapatkan dukungan dari lima partai koalisi yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gelora Indonesia, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved