Breaking News:

Perlukah Status Halal pada Vaksin COVID-19, Menyusul Uji Klinik di Indonesia

Sebagai negara yang mayoritas penduduknya Muslim, kesadaran masyarakat Indonesia tentang pentingnya aspek hala

Perlukah Status Halal pada Vaksin COVID-19, Menyusul Uji Klinik di Indonesia
IST/dok pribadi
dr Annette MSc Phd

Perlukah Status Halal pada Vaksin COVID-19?

Annette d’Arqom, dr., M.Sc., PhD
Dosen Farmakologi FK UNAIR Surabaya, Peneliti Kedokteran Molekuler

Sebagai negara yang mayoritas penduduknya Muslim, kesadaran masyarakat Indonesia tentang pentingnya aspek halal pada vaksin Covid-19 berkejaran dengan waktu yang mendesak.

Indonesia memang tidak sendirian karena polemik kehalalan vaksin juga menjadi isu panas di negara-negara anggota organisasi konferensi Islam (OIC).

Untuk menjelaskan bagaimana proses pengembangan vaksin sehingga juga menyangkut pada aspek halal, maka subyek utama pembicaraan yakni penggunaan enzim trypsin yang berasal dari pankreas babi.

Urgensi Penemuan Vaksin COVID-19

Saat ini diketahui lebih dari 100 jenis vaksin untuk COVID-19 masih dalam tahap pengembangan, dengan 10 di antaranya dalam uji klinik.

Salah satu vaksin tersebut pun sedang diuji klinik di Indonesia. Sinovac, vaksin berbahan dasar virus yang diinaktivasi ini diproduksi oleh negeri Tirai Bambu, China.

Pemerintah berencana mengimpornya dengan jumlah hingga ratusan juta, sebanding dengan jumlah penduduk Indonesia.

Berdasarkan kandungannya, ada beberapa jenis vaksin untuk COVID-19. Sinovac yang berisi inactivated virus atau virus yang diinaktivasi.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved