Breaking News:

WIKI BANGKA

Sulit Memahami Karakter Si Kecil? Psikolog Sebut Stimulasi Orangtua Berhubungan dengan Karakter Anak

Di era yang serba digital dengan lingkungan yang berbeda dari generasi sebelumnya, para kaum milenial yang menjadi orang tua mendapat tantangan.

Penulis: Sela Agustika
Editor: nurhayati
bangkapos.com/Sela Agustika
Dosen prodi psikologi IAIN SAS Babel, Wahyu kurniawan 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Di era yang serba digital dengan lingkungan yang berbeda dari generasi sebelumnya, para kaum milenial yang menjadi orang tua mendapat tantangan tersendiri dalam mengasuh dan membesarkan anak.

Bahkan, sebagai orangtua mungkin pernah merasa bingung dengan tingkah laku atau bahkan tidak memahami bagaimana karakter si kecil.

Dosen prodi psikologi IAIN SAS Bangka Belitung (Babel), Wahyu Kurniawan menjelaskan bahwa karakter merupakan suatu proses pembentukan diri individu, baik secara lahiriah maupun secara lingkungan yang di bentuk sejak kecil hingga sampai usianya saat ini.

Dia mengatakan, ada beberapa faktor yang dapat mewarnai karakter anak, diantaranya pola asuh, komunikasi antar orangtua dan anak, lingkungan bermain, dan lingkungan sekolah.

Menurut Wahyu, melihat karakter anak tidaklah sulit, di mana karakter tersebut sudah dibentuk sejak awal masa kanak-kanak dan mulai terlihat bagaimana cara dia berinteraksi dengan teman, orangtua, dan lingkungan.

"Dari kebiasan ini kita bisa lihat karakternya apakah suka membantu teman atau tidak, saling berbagi atau tidak, serta mudah atau tidak beradaptasi dengan lingkungannya," ungkap Wahyu.

Mainan edukatif untuk melatih kreativitas dan kecerdasan anak.
Mainan edukatif untuk melatih kreativitas dan kecerdasan anak. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Ia mengatakan, apabila stimulasi orangtua baik maka dipastikan akan berhubungan dengan karakter anak.

"Kita dengar simpelnya saja ada kiasan buah tak jauh jatuh dari pohonnya. Ini menandakan bahwa artinya salah satu cara menilai anak bisa dengan cara menilai orangtuanya dan biasanya tidak jauh-jauh karakternya," kata Wahyu, Sabtu (3/10/2020).

Adapun sifat atau karakter yang harus dimiliki anak adalah jujur, sopan, santun, prososial, mudah beradaptasi, berani dan sesuai dengan tahap perkembangannya

Dia menyebutkan waktu terbaik untuk membentuk karakter anak adalah sejak kecil sehingga nilai-nilai yang benar akan membekas dalam dirinya.

"Namun jika karakter anak mudah berubah seiring usianya, maka semakin dewasa anak mulai tahu apakah karakter dipilih adalah atas dirinya atau maunya orang banyak," sebut Wahyu.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved